Media Sosial yang Mengakibatkan Gangguan Mental

10-07-2017 07:07:43 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Saat ini manusia di penjuru dunia manapun pasti kenal dan akrab dengan media sosial. Arena bersosialisasi masyarakat di dunia maya ini semakin populer dengan munculnya berbagai jenis media sosial yang memanjakan warga net dengan fitur-fitur didalamnya. Semua orang paling tidak memilikui satu akun media sosial.

Seiring dengan riuhnya media sosial tersebut pasti memiliki dampak positif dan negatif. Sejak muncul pertama kali, jejaring sosial sangatlah terasa menguntungkan bagi penggunanya. Masyarakat bisa bertemu kerabat yang sudah lama tak pernah terhubung, ada yang mendapatkan pendamping hidup karena berkenalan di media sosial hingga dimanfaatkan untuk kepentingan usaha mereka.

Tapi kian kemari, efek negatif mulai timbul dan dirasakan bahkan menimbulkan masalah yang serius. Tidak tanggung-tanggung, efek negatif yang ditimbulkan adalah masalah kejiwaan. Masalah kejiwaan ini tidak seperti ganguan jiwa yang kadang terlihat hingga akhirnya disepelekan.

Seperti dikutip detik.com, Sebuah studi yang dilakukan oleh Royal Society for Public Health London menunjukkan kenyataan yang tersembunyi dari gemerlap dunia media sosial. Penelitian yang dinamakan #StatusofMind ini dilakukan pada pertengahan Mei lalu, ini dilakukan pada 1500 anak muda usia 14-24 tahun untuk melihat bagaimana pengaruh media sosial terhadap isu kesehatan mental, seperti kecemasan, depresi, identitas diri, dan citra tubuh atau body image.

Dari media sosial yang ada seperti Youtube, Instagram, Snapchat, Facebook, dan Twitter. Berada di peringkat teratas dalam memberikan dampak positif adalah Youtube, sedangkan Instagram berada di peringkat teratas dalam memberikan efek negatif secara menyeluruh terhadap kesehatan mental generasi muda, lalu peringkat kedua ditempati oleh Snapchat.

"Instagram mudah membuat para wanita dan remaja merasa tubuh mereka tidak bagus sehingga mereka banyak yang menambahkan filter dan mengedit foto mereka supaya terlihat sempurna," ungkap seorang responden wanita seperti dikutip dari CNN.

Walaupun terdapat efek negatif, tetapi masih terdapat pula dampak positif dalam media soaial yang bisa dimanfaatkan secara positif dan bijak oleh pengunanya. Penggunaan yang positif bisa menjadi sebagai wadah berekspreasi dan berkreasi bagi generasi muda.

Agar masa depan generasi muda bisa terselamatkan dari pengaruh buruk media sosial, perlu diinformasikan mengenai sisi buruk dan baik dari penggunaan media sosial serta bagaimana mengatasinya.