Lupa Pengaman? Kontrasepsi Darurat Bisa Menjadi Pilihan

08-07-2017 11:07:53 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Untuk mewujudkan sebuah keluarga yang ideal, setiap pasangan selalu mempunyai rencana dalam membangun rumah tangga. Salah satunya adalah dengan merencanakan keturunan. Dalam program pemerintah, dicanangkan bahwa keluarga ideal adalah dengan memilki dua anak, program tersebut tersematkan dengan program keluarga berencana.

Meskipun setiap pasangan telah merencanakan program tersebut, ada kalanya pasangan suami istri lupa atau bisa juga si alat kontrasepsi mengalami gangguan saat berhubungan seksual. Untuk mencegah kehamilan yang diluar program bisa dengan mengkonsumsi pil kontrasepsi darurat.

Pil kontrasepsi darurat adalah cara untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seksual ketika tidak menggunakan pengaman. Pil ini sering disebut morning-after pill, merupakan pil hormon yang dapat dikonsumsi wanita setelah berhubungan seksual.

Pil kontrasepsi darurat dikonsumsi sekaligus dua pil oleh wanita dalam 72 jam pertama atau maksimal 120 jam (5hari) setelah berhubungan seksual. Pil ini bekerja dengan cara mencegah pertemuan antara sel telur dan sperma atau menunda ovulasi (pelepasan sel telur wanita selama siklus bulanan).

Jika sudah terjadi kehamilan, maka mengkonsumsi pil kontrasepsi darurat ini tidak akan mempengaruhi kehamilan ataupun membahayakan embrio yang sudah berkembang.

Pil ini memiliki efek samping seperti mual, muntah, nyeri payudara, pusing, kepala berputar dan kelelahan. Beberapa efek samping biasanya jarang terjadi, dan kebanyakan bertahan dalam 1 hingga 2 hari. Siklus menstruasi juga dapat mengalami gangguan seperti tidak teratur setelah mengkonsumsi pil kontrasepsi darurat. Dianjurkan untuk tidak rutin dalam mengkonsumsi pil ini.

Untuk pasangan suami istri yang ingin menggunakan pil ini untuk mencegah kehamilan diluar program, disarankan tetap berkonsultasi dengan dokter atau bidan agar dapat ditentukan alat kontrasepsi regular yang tepat untuk Anda dan pasangan.

Sumber: Berbagai sumber