Cindy Audina Semangati Pejuang Kanker Lewat Buku “Nama Tengahku Mukjizat”

05-07-2017 07:07:51 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Cindy Audina, seorang wanita yang yang berhasil berjuang melawan dua jenis kanker yang menyerangnya. Cindy dinyatakan terkena penyakit kanker pada tahun 2005 saat ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 5 dan berusia 9 tahun.

Kisah Cindy yang berjuang melawan penyakitnya itu dituangkan melalui buku yang ia tulis sendiri dengan tujuan untuk memberi semangat para pejuang (anak-anak penderita kanker – red) agar terus optimis memperjuangkan kesembuhannya seperti Cindy.

Saat ini setidaknya ada kurang lebih 250.000 anak di Indonesia yang mengidap penyakit kanker dan tidak kurang 90.000 anak dari jumlah tersebut meninggal dunia akibat penyakit ini.

Dalam buku setebal 186 halaman, Cindy menceritakan bagaimana menjalani hari-hari di masa kecilnya untuk melakukan pengobatan. Ia mengisahkan mulai dari awal-awal mengalami gejala penyakit kanker yang diidapnya, tentang kerasnya perjuangan keluarga, tetangga dan semua orang-orang terdekat serta peduli.

Cindy sangat merasakan bahwa kesembuhan dirinya juga tidak terlepas dari kepedulian seluruh orang-orang yang mendukung penuh dari berbagai hal.

Selain mengisahkan bagaimana ia melawan dua kanker tersebut, Cindy juga menceritakan saat-saat ia berada di titik cerah kesembuhannya, bagaimana keinginannya untuk kembali sekolah. Setelah kembali sekolah juga digambarkan tentang suasana kerinduan teman-teman setelah lama ditinggal oleh Cindy.

Dari buku tersebut betul-betul dapat memberi gambaran tentang keinginan kuat Cindy untuk mensupport dan membangkitkan kembali semangat pada pejuang kanker agar selalu berpikiran positif dan melakukan hal sebaik mungkin demi terbebas dari jeratan penyakit yang mereka derita.

“Tidak perlu sibuk memikirkan kematian, karena mati adalah pasti. Cukup jalani hidupmu dengan sebaik-baiknya.”

“Kamu tidak pernah tahu apa hasil dari rencana Tuhan, jalani saja. Akan ada saatnya dimana kamu tahu, kamu akan sangat merasa diberkati.”

“Percayalah, Tuhan tidak akan pernah membiarkanmu jatuh sampai ke dasar.”

“Saya merasa terlalu diberkati dengan dikelilingi orang-orang baik. Hal yang paling tulus bagi saya adalah ketika seseorang meluangkan waktunya dan mendoakan saya.”

Itulah beberapa kutipan dari ungkapan seorang Cindy yang ia tulis dalam bukunya untuk memberi semangat anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit kanker yang sedang diderita.