Keindahan Alam Kampung Awan dan Kampung Langit Bak Mutiara Terpendam

01-07-2017 11:07:03 By Iwan Inkiriwang
img

JakartaVenue | Pariwisata menjadi sektor yang sangat diperhatikan oleh pemerintah dalam perkembangannya. Karena selain menjadi sarana memperkenalkan kebudayaan bangsa, juga sebagai pendapatan atau devisa negara selain komoditi ekspor lain seperti migas.

Hanya sayangnya belum semua daerah memanfaatkkan kekayaan dan keindahan alamnya untuk dijadikan daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia. Seperti contohnya wisata alam pegunungan didaerah Puncak,Jawa Barat yang ternyata belum secara maksimal dimanfaatkan oleh pemda setempat sebagai destinasi wisata yang menarik, bahkan tidak sedikit hotel maupun penginapan yang gulung tikar. Hal ini karena faktor sepinya pengunjung yang datang menginap akibat kurangnya fasilitas atau kegiatan yang dapat dijadikan daya tarik para wisatawan.

Tim JakartaVenue yang meliput seputar kegiatan liburan lebaran selama dua hari di sekitar wilayah Gadog-Puncak mulai Jumat (30/06) dan Sabtu (01/07) secara tidak sengaja diajak berkeliling oleh beberapa orang warga untuk diperlihatkan beberapa villa dan penginapan warga yang sepi pengunjung, bahkan nyaris tutup bila tidak segera di tangani. Belum lagi beberapa tempat wisata yang belum secara maksimal tersentuh oleh pemda dan pemkab setempat seperti dikawasan Mega mendung dan sekitarnya.

Setelah diajak berkeliling sampailah tim JakartaVenue ke dua tempat wisata yang sebenarnya memiliki pemandangan yang indah dan menarik, tetapi murni belum ada penanganan serius dari pemerintah daerah setempat. Kedua destinasi wisata tersebut adalah Kampung Awan dan Kampung Langit dikawasan Gunung Cisadon  Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor-Jawa Barat. Hanya patut disayangkan  seperti tim JakartaVenue jelaskan diatas bahwa kedua tempat ini pun belum sama sekali tersentuh pemerintah.

Beberapa faktor yang dapat tim JakartaVenue sampaikan kepada JV Readers sekalian mengenai apa yang dimaksud adalah : sarana dan prasarana jalan dan penerangan untuk akses menuju ke dua lokasi tersebut. Jalan yang rusak parah serta penerangan yang tidak memadai menjadi kelemahan utama dalam menjaring wisatawan datang kesana. Nah hal inilah yang berdampak pada perekonomian masyarakat atau warga setempat. Belum lagi masih sangat kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang ada semua ini tidak seimbang dengan keindahan dan pesona alam yang ada.