Kisah 490 Tahun yang Lalu Ibu Kota Tercinta Jakarta

24-06-2017 06:06:02 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Kota Jakarta yang tercinta, tempat jutaan manusia berteduh dan membangun segala kreativitas ini berulang tahun yang ke-490 tahun pada 22 Juni lalu. Kota metropolitan yang penuh dengan beragam etnik, keyakinan dan juga golongan ini memiliki kisah yang menarik untuk disimak mulai dari berdiri hingga sekarang.

Awalnya bernama Batavia pada masa kolonial Belanda sejak tahun 1621 hingga 1942 ini berdiri di pelabuhan Jayakarta yang direbut dari kekuasaan Kesultanan Banten. Kenapa bisa pemerintah Belanda kala itu menamakan kota ini Batavia?

Batavia sendiri berasal dari nama sebuah suku Jermanik yang tinggal di tepi Sungai Rhein zaman kekaisaran Romawi. Bangsa Belanda dan juga sebagian bangsa Jerman adalah keturunan dari suku Batavia tersebut.

Selain nama sebuah suku, ternyata Batavia juga merupakan nama sebuah kapal layar tiang tinggi yang besar berasal dari Belanda dengan pemiliknya adalah perusahaan Hindia Timur Belanda (Vereenigde Oostindische Compagnie atau VOC).

Kapal tersebut dibuat tahun 1628 tepatnya pada tanggal 29 Oktober dan berakhir kandas di pesisir Beacon Island, Australia Barat. Seluruh awak kapal yang berjumlah 268 berlayar menggunakan perahu sekoci menuju kota yang akhirnya dinamakan Batavia.

Pada saat bernama Batavia, peringatan hari jadi kota tersebut adalah pada akhir Mei. Peringatan hari jadi tersebut berdasar bahwa Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen berhasil menaklukkan Jayakarta pada akhir Mei 1619.

Sebelum menjadi nama Jakarta, kota ini telah berganti nama sebanyak tiga kali yaitu Batavia atau Stad Batavia, lalu berubah menjadi Gemeente Batavia pada 1 April 1905, kemudian pada 8 Januari 1935 berganti lagi menjadi Stad Gemeente Batavia hingga akhirnya Jepang menggusur Belanda saat perang dunia II di tahun 1942 dan nama Batavia berubah menjadi Jakarta hingga kini.