Rest Area Unik yang Wajib Dikunjungi Ketika Mudik

19-06-2017 04:06:01 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Saat sedang mudik dan lelah dalam perjalanan, kita harus mengistirahatkan tubuh sejenak di satu tempat yang disebut rest area. Baik itu pom bensin, rumah makan hingga warung kopi. Namun dalam mudik kali ini, kamu bisa coba rest area yang bisa dibilang unik dan tidak lazim.

Salah satunya, selama puncak arus mudik dan balik 2017, Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan merubah kantor-kantor pemerintahan, menjadi tempat rest area sementara bagi para pemudik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi yang telah menginstruksikan kepada pihaknya di tingkat kecamatan dan desa, agar kantor-kantor pemerintahan bersiaga dan tidak terkunci semuanya.

Lalu di Tegal, terdapat SPBU di Purwahamba yang mempunyai 67 toilet bersih yang sangat menunjang perjalanan Anda. Di SPBU ini, terdapat 15 Kamar Mandi/WC Pria, 12 Kamar Mandi/WC Wanita dan 40 urinoir pria.

Selain itu kebersihan toilet ini sangat terjaga, sehingga terjamin tidak akan ada bau-bau yang tidak sedap di toilet ini. SPBU ini mendapat rekor MURI pada tahun 2004 dengan 67 toilet bersih. Selain itu, SPBU yang telah berubah menjadi rest area ini juga menjadi tempat istirahat favorit bagi traveler.

Selain toilet yang bersih, terdapat banyak fasilitas yang akan memberikan kenyamanan bagi traveler. Fasilitas yang bisa Anda jumpai di rest area ini adalah cafe, mini market, penyewaan tempat tidur, pijat refleksi, Mushola, tempat penitipan dan arena bermain anak, tempat charger ponsel, aneka jajanan dan aneka oleh-oleh khas Tegal.

Rest area seperti ini akan sangat membantu Anda dalam perjalanan menuju tempat tujuan. Berbagai macam fasilitas akan membuat Anda mendapatkan istirahat yang berkualitas.

Selanjutnya, PT Jasa Marga Tbk, meresmikan Masjid Al Safar yang terletak di Jalan Tol Purbaleunyi arah Jakarta, tepatnya di Rest Area, atau Tempat Istirahat Pelayanan KM 88 B yang dikelola perseroan, Jumat 19 Mei 2017.

Masjid Al Safar merupakan masjid terbesar di Rest Area se-Indonesia, dengan luas area mencapai 6.000 meter persegi, yang  mampu menampung kapasitas hingga 1.200 jemaah.

Arsitek Masjid Al Safar adalah Ridwan Kamil yang mengadaptasi bentuk topi adat (Iket Sunda) dengan desain bangunan asimetris. Masjid Al Safar juga  dilengkapi oleh fasilitas pendukung seperti toilet, tempat wudhu, taman dan kolam.