Hal Penting Saat Mudik yang Sering Disepelekan

18-06-2017 05:06:34 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Tak terasa sudah menginjak minggu terakhir puasa, yang berarti pula memasuki fase awal arus mudik. Sebagian masyarakat yang berada di ibukota mulai beranjak pulang ke kampung halaman masing-masing.

Mudik di Indonesia sudah menjadi tradisi pada setiap Hari Raya Idul Fitri, mereka melakukan mudik untuk merayakan lebaran dan bermaaf-maafan bersama keluarga dan kerabat di kampung halaman.

Para pemudik pulang ke kampung halaman mereka dengan menggunakan berbagai moda transportasi seperti kereta, pesawat, kapal laut, bus, kendaraan pribadi roda empat hingga roda dua pun dijadikan alat transportasi.

Dari sekian alat transportasi tersebut, ada pengalaman kelam terjadi pada jalur darat tahun lalu, dimana terjadi tragedi yang disebabkan kemacetan parah di tol Brebes Timur Exit (Brexit) hingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa karena macet yang begitu mengerikan.

Timbulnya korban jiwa pada tragedi Brexit itu kebanyakan dikarenakan para pemudik kekurangan cairan atau dehidrasi saat terjebak macet. Kurangnya perbekalan terutama air menjadi penyebab utama timbulnya korban jiwa.

Terjebak macet berjam-jam dalam mobil dan menggunakan AC membuat kulit menjadi kering. Untuk itu tubuh tidak bisa mengontrol cairan. Keadaan yang terlalu panas atau sebaliknya tetap memiliki risiko yang sama yaitu sama-sama memicu dehidrasi.

Bagi pemudik yang masih muda, fisik sehat dan tidak memiliki penyakit kronis nampaknya akan kuat menghadapi kondisi macet berjam-jam. Akan tetapi bagi orang tua apalagi memiliki riwayat penyakit kronis sebaiknya disarankan untuk tidak menggunakan jalur darat atau menggunakan bus serta kendaraan pribadi lainnya, karena dikhawatirkan akan berisiko tinggi terhadap dehidrasi yang bisa berakibat fatal bila mengalami konsidi macet yang parah.

Penting untuk diketahui, air memegang peran yang sangat besar dan penting untuk membantu Anda mengatasi masalah dehidrasi saat perjalanan mudik. Sangat dianjurkan bagi masyarakat yang mudik menggunakan jalur darat terutama menggunakan bus atau kendaraan pribadi untuk membawa persediaan air dan makanan yang cukup.

Tubuh setidaknya harus mendapat asupan air sebanyak 2 liter dalam waktu 24 jam atau tergantung dari bobot orang tersebut. Jika memiliki bobot tubuh yang besar, maka sebaiknya mendapat asupan lebih dari 2 liter air. Selain itu mengkonsumsi buah-buahan juga penting.

Buah-buahan seperti apel, jeruk, peer bisa menjadi sumber kalori, serat, vitamin dan mineral dan tentunya mengandung air yang bisa menjaga tubuh agar selalu terhidrasi. Jadi jangan pernah menyepelekan dehidrasi apalagi sampai meringankan soal persediaan air.

Selamat mudik dan semoga lancar serta selamat sampai tujuan!