Tahukah Anda, Minum Es Saat Berbuka Itu Membahayakan?

06-06-2017 04:06:29 By Addo Richard
img

JakartaVenue | Selain tradisi buka bersama, ngabuburit dan sahur on the road, Bulan Ramadan juga identik dengan aneka jajanan serta cemilan saat berbuka, sebut saja kolak, bubur sumsum, pacar cina, aneka jenis gorengan serta aneka minuman es. Meski banyak dijumpai saat memasuki bulan Ramadhan menjelang waktu berbuka puasa, sejumlah penelitian justru sangat tidak menganjurkan seseorang untuk menikmati minuman dingin (es) ketika berbuka puasa. Loh kenapa demikian.?

dr. T. Bahdar Johan, SpPD, ahli penyakit dalam RS Premiere Bintaro menyampaikan, "Minum es dapat menciutkan pembuluh darah, akibatnya gerakan peristaltik menjadi terganggu. sebaiknya minumlah yang minuman hangat saat berbuka puasa, karena bila masuk lambung pembuluh darahnya menjadi tidak menciut dan kerja gerakan peristaltik sistem pencernaan tetap baik," imbuhnya.

Ketika berpuasa lambung dalam keadaan kosong selama 14 jam atau lebih apabila langsung mengkonsumsi air es, hal yang akan terjadi yaitu lambung menjadi kaget dan kemudian akan berkontarksi. Untuk menjaga kestabilan tubuh saat berbuka puasa  akan lebih baik jika diawali dengan minuman manis yang memiliki suhu hangat-hangat kuku. Karena hal tersebut sangat baik untuk mengembalikan energi yang hilang serta menstabilkan kembali kondisi tubuh yang diakibatkan karena lambung kosong selama sehari penuh mejalankan puasa.

Selain itu, minum es saat berbuka juga dapat menahan rasa lapar karena menimbukkan efek kenyang. Padahal saat berbuka adalah waktu yang tepat untuk memberi nutrisi pada tubuh. Setelah puasa, tubuh perlu asupan makanan.

Untuk berbuka puasa, sebaiknya dahulukan minum air putih yang tidak dingin. Minuman seperti teh manis juga dianjurkan sebagai hidangan berbuka, untuk mengembalikan gula darah yang rendah selama berpuasa. Namun, minuman manis juga harus dalam porsi yang tidak berlebihan.