Asuka Mengedukasi Pergeseran Era Analog ke Digital

25-05-2017 10:05:57 By Ganest Afliant
img

“Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan program pemerintah mentransformasikan teknologi televisi analog ke televisi digital harus berjalan demi dua rencana besar; Internet cepat (broadband) dan menyediakan frekuensi untuk komunikasi di tengah bencana.” demikian kutipan yang bisa kita lihat dari artikel di situs https://tvdigital.kominfo.go.id/?p=216.

JakartaVenue | Peralihan analog ke era digital sudah dilakukan dari beberapa tahun yang lalu. Perkembangan stasiun televisi di Indonesia pun terus berkembang mengikuti jaman. Melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika, Indonesia dinyatakan akan secara total mengubah dari analog ke digital di tahun 2018.

Teknologi televisi analog yang sekarang dipakai stasiun televisi nasional, memakan sumber daya yang besar pada spektrum 700 MHz. Pemerintah ingin mengalihkan ke televisi digital agar penggunaan spektrum ini lebih efisien. Jika digitalisasi televisi dilakukan, dengan frekuensi kosong hasil efisiensi ini, pemerintah mengharapkan nantinya dapat digunakan untuk dua rencana besar.

Pertama, akan dipakai untuk komunikasi di tengah bencana. Kedua, frekuensi ini juga akan dimanfaatkan untuk penyelenggaraan Internet nirkabel berkecepatan tinggi 4G LTE. Setelah digitalisasi televisi berikut terjadi, blok frekuensi pada spektrum ini rencana akan dilelangkan ke perusahaan telekomunikasi.

Menyongsong peralihan televisi analog ke teknologi televisi digital di Indonesia, masyarakat pun juga perlu diedukasikan tentang perbedaan teknologi analog dan digital. Untuk itu, Asuka Car TV hadir tidak hanya untuk memasarkan produknya, namun turut ikut serta mengambil bagian dalam mengedukasikan masyarakat tentang teknologi digital.

Dengan teknologi digital tentunya kualitas gambar lebih bagus. Suara yang dihasilkan lebih jernih daripada televisi analog yang terdahulu. Ditambah, antena digital sudah semakin canggih dengan penangkapan signal lebih sensitif dan stabilitasnya yang tinggi.

Bila kita selaraskan kecanggihan teknologi digital yang kita punya saat ini dengan kebutuhan masyarakat kini yang haus akan informasi, disitu harus tersedia sumber informasi dan hiburan bagi mereka. Saat di perjalanan pun, waktu senggang dijadikan untuk diisi dengan up-date’an terbaru. Bagi pengendara mobil yang ada di Ibu Kota, kemacetan sudah menjadi makanan sehari-hari  dalam berkendara. Karena padatnya pengguna jalan, menjadikan jalanan di Jakarta selalu terjadi kemacetan. Asuka Car TV menyediakan fasilitas yang dijadikan sumber informasi dan hiburan untuk di dalam mobil.

Asuka Car TV Receiver (set-top-box) ini di desain khusus untuk berjalan di berbagai medan sulit. Jadi tidak perlu dikhawatirkan kualitas gambarnya saat di perjalanan.

 “Untuk Asuka Car TV, kami dapat memberi jaminan kualitas gambar dan suara yang dihasilkan jernih, tidak bersemut lagi ataupun goyang. Dan Asuka Car TV ini dapat disebutkan the best Digital Car TV Receiver yang ada di kelasnya, Tier-1 DVB-T2 Dual Tuner Receiver, dengan begitu kami berani menggaransikan sampai 2 tahun,” ujar Albert Lim, selaku E-Commerce Manager Asuka Car TV.

Asuka Car TV Receiver sudah mendukung output tampilan siaran televisi yang Full HD. Telah teruji tetap stabil bahkan hingga kecepatan 140km/h. Sehingga Asuka Car TV sangat tepat bagi pelanggang yang telah berkeluarga, di kala kemacetan atau pun kendaraan berjalan, kenyamanan customer menjadi prioritas kami. Teknologi terbaru Asuka Car TV juga sudah didukung dengan fitur Mirror-Link, untuk di koneksikan ke smartphone pengguna mobil. Tidak ketinggalan pula menyebutkan fitur pengoperasian SWC (Steering-Wheel Control) Channel Up / Down dan Volume pada roda kemudi yang sudah terintegrasi dengan Asuka Car TV Receiver.

 Tahun ini Asuka Car TV telah memperkenalkan teknologi digital secara langsung ke masyarakat dalam ajang pameran Indonesia International Motor Show 2017, yang dimulai pada akhir bulan April 2017 lalu. Dapat dilihat bahwa antusias pengunjung di IIMS 2017 sangat positif dalam menyambut era digitalisasi di Indonesia.