Tips Terpenting Dari Polytron yang Harus Diketahui Sebelum Membeli AC

22-05-2017 08:05:51 By Iwan Inkiriwang
img

JakartaVenue | Sebagai negara yang terletak digaris Khatulistiwa, Indonesia memiliki iklim Tpropis dengan dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Saat ini Indonesia diprediksi sudah memasuki musim kemarau, yang ditandai  dengan minimnya curah hujan dan panas yang sangat terik. Hal ini membuat  sebagian besar penduduk Indonesia memiliki kebutuhan rumah tangga tambahan seperti Air Conditioner (AC). AC menjadai kebutuhan pokok rumah tangga  yang berguna sebagai pendingin ruangan atau rumah saat musim kemarau tiba.

Keadaan yang demikian bagi Polytron merupakan suatu market yang menjanjikan. Untuk menjawab kebutuhan konsumen tersebut maka Polytron meluncurkan produk terbaru Neuva Ice yang memberikan jaminan lebih cepat dingin dengan kualitas tidak kalah dari merek lain. Polytron Neuva Ice merupakan produk premium yang didesain sesuai dengan iklim tropis di Indonesia yang cenderung panas, dibekali teknologi High Efficiency  Cooling Engine yang dipastikan mampu mencapai suhu 18°C dalam waktu tujuh menit, yaitu proses pendinginan yang cepat dengan kemampuan 40% lebih cepat dari AC biasa. Polytron Neuva Ice juga didukung oleh Soft Start Technology yaitu pengendali arus listrik sehingga tidak terjadi lonjakan arus saat AC dinyalakan, cukup dengan sisa daya listrik 450 Watt di rumah maka AC akan menyala dan berfungsi secara maksimal.

Dengan kemampuan pendinginan yang sangat cepat, secara otomatis akan banyak menghemat energi listrik yang digunakan, dikarenakan suhu ruangan yang diinginkan lebih cepat tercapai. Berdasarkan hasil uji laboratorium yang sudah disertifikasi oleh pemerintah tercatat bahwa pemakaian daya listrik AC Neuva Ice lebih rendah sekitar 60% dibandingkan AC Low Watt (untuk kapasitas ½ PK), yang bila dikonversikan ke biaya Polytron Neuva Ice mampu menghemat biaya hingga Rp 720.000 per tahun.

Fitur AC lainnya yang biasa digunakan di rumah sakit seperti High Density Dust Filter, Carbon Filter, HEPA Filter dan Negative  Ion  Generator, dimana fungsi tersebut  mampu mengikat debu dan membunuh bakteri juga disematkan pada AC Neuva Ice sehingga Neuva Ice dapat memberikan perlindungan kesehatan udara yang maksimal bagi keluarga.

Neuva Ice juga dilengkapi fitur 4D Swing dan I-Feel yang mampu memberikan kenyaman dengan distribusi angin ke empat arah dan menyesuaikan dengan real temperature ruangan sehingga pengguna nyaman untuk mendapatkan sensasi dingin yang diinginkan. Tentunya semua fitur ungggulan yang ada pada AC tidak akan maksimal tanpa didukung oleh jasa pelayanan purna jual yang profesional. Polytron Neuva Ice sangat peduli akan kepuasan dan kepercayaan konsumen, sehingga Polytron mempersembahkan program “Garansi Lebih Cepat Dingin atau Uang Kembali” dan sebagai pelengkap Neuva Ice juga dilengkapi garansi lima tahun kompresor, garansi dua tahun sparepart, dan jaminan perbaikan 1x24 jam (untuk  area pulau Jawa).

Albert Fleming selaku Product Manager Home Appliances Polytron juga memberikan tips dan trik bagi konsumen yang hendak membeli AC. Berikut dibawah ini adalah poin pentingnya yang harus diketahui sebelum membeli:

  1. Kenali kebutuhan pendinginan bagi ruangan, cara menghitungnya yaitu Panjang x Lebar (dengan asumsi Tinggi ruangan hingga 3.5 meter) dikali 500 BTU. Contoh: ukuran ruangan 4 x 3 meter dikalikan 500 BTU = 6000 BTU. Konsumen diharapkan mencari spesifikasi AC yang sesuai dengan hasil perhitungan tersebut.
  1. Pastikan daya listrik di rumah cukup untuk menggunakan AC.
  2. Letak dan posisi penempatan unit indoor AC sebaiknya tidak berhadapan langsung dengan cahaya yang masuk ke dalam ruangan dan diberikan jarak 15cm dari langit-langit ruangan. Sedangkan untuk unit outdoor-nya jangan ditempatkan pada area yang tertutup.

Albert Fleming juga menyarankan agar AC secara rutin dan berkala harus dibersihkan, minimal tiga bulan sekali. Dan untuk pengaturan suhu AC yang nyaman agar dapat disesuaikan dengan suhu udara di luar. Dimana suhu kamar yang nyaman bagi masyarakat Indonesia adalah di 22 – 24°C, pengaturan suhu ruangan di angka minimal akan memberikan efek boros listrik karena untuk mencapainya membutuhkan waktu yang sangat lama apabila suhu udara di luar di atas 32°C .