Ini Spot Nikmati Sunrise Paling Memorable di Purwakarta

19-05-2017 01:05:34 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Sudah tahu spot yang pas menyaksikan sunset di Purwakarta selain waduk Jatiluhur? Ya, Gunung Bongkok.

Dengan ketinggian tak sampai 1000 mdpl, Gunung Bongkok relatif mudah didaki. Juga ada dua opsi menikmati alam sekitar ketika sampai puncak, yaitu Puncak Datar dan Puncak Batu Tumpuk.

Pemandangan yang ditawarkan adalah lansekap Kota Purwakarta yang memukau, Gunung Parang dan Waduk Jatiluhur. Dengan background tersebut, Anda akan punya banyak angle pengambilan gambar yang eksotik.

Melalui dua puncak Gunung Bongkok, Puncak Batu Tumpuk dan Puncak Datar, Anda bisa dinikmati pemandangan keindahan waduk Jatiluhur dan Gunung Parang yang berada sejajar dengan Gunung Bongkok.

Selain itu juga bisa melihat wilayah di sekitar Purwakarta. Sayangnya, Puncak Batu Tumpuk hanya dapat menampung 30 orang. Untuk itu, pastikan Anda berhati-hati.

Meski hanya memiliki ketinggian 975 mdpl, Gunung Bongkok memiliki jalur pendakian yang cukup terjal. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, Gunung Bongkok dikelola secara resmi dan terdapat tali yang bisa membantu dalam melakukan pendakian.

Pastikan juga Anda mendaki di waktu yang tepat. Umumnya, wisatawan akan datang pada Sabtu sore atau malam dan berkemah di pos Munclu. Sementara itu, pendakian akan dilakukan pagi hari.

Untuk penyewaan saung ini disediakan bagi para pendaki yang ingin camping tapi tak membawa tenda, harga sewa sebesar Rp. 10.000. Untuk gardu pandang sendiri berada di titik 666mdpl, tepatnya di pos munclu. Gardu pandang ini biasa dijadikan spot untuk untuk foto-foto sembari menikmati angin sepoi-sepoi dan pemandangan alam sekitar.

Untuk menuju Gunung Bongkok, bisa langsung tancap gas menuju Purwakarta, lalu lanjutkan menuju Plered. Nah dari Plered, lanjutkan lagi perjalananmu menuju Cikandang sampai tiba di Pos Munclu. Setelah tiba di Pos Munclu, lanjutkan perjalananmu untuk sampai puncak dengan berjalan kaki. Untuk bisa sampai ke Post Munclu, kamu bisa menggunakan kendaraan umum maupun pribadi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.