Indonesia Goes Pink Ajak Masyarakat Deteksi Kanker Payudara Sejak Dini

19-05-2017 01:05:57 By Addo Richard
img

JakartaVenue | Kanker payudara merupakan  jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita, bahkan kanker payudara menjadi pembunuh no 2 kaum wanita di dunia setelah kanker serviks. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000.

Berdasarkan estimasi Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2012, insidens kanker pada perempuan Indonesia terhitung 134 kasus per 100.000 penduduk; dimana kanker payudara menjadi insidens tertinggi sebesar 40 kasus per 100.000 penduduk. Besaran masalah kanker payudara di Indonesia dapat dilihat dari pasien kanker payudara yang datang untuk pengobatan, dimana 60-70% penderita sudah dalam stadium lanjut.

Sadar pentingnya kesadaran mendeteksi kanker payudara, Kamis, 18 mei 2017 kemarin  sekelompok komunitas, institusi, dan yayasan peduli kanker payudara yang terdiri dari Lovepink Indonesia, Bali Pink Ribbon, Reach to Recovery Surabaya, dan Rumah Sakit Onkologi Surabaya, mengumumkan digelarnya acara Indonesia Goes Pink yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada tanggal 7 - 8 Oktober 2017. Indonesia Goes Pink merupakan rangkaian aktivitas peduli kanker payudara yang terdiri dari workshop, gathering, makan malam bersama, serta Pink Run & Walk untuk meningkatkan kesadaran perempuan melakukan tindakan pencegahan dini seperti memeriksa kesehatan payudara secara rutin atau mamografi.

Shanti Persada, salah satu penggagas Indonesia Goes Pink menjelaskan bahwa misi membangun kesadaran terhadap kanker payudara masih harus melalui satu tantangan besar, “Meskipun pengetahuan terhadap kanker payudara kini sudah mulai menjangkau khalayak luas, masih banyak perempuan yang takut untuk melakukan tindakan preventif seperti memeriksa payudara sendiri, atau mamografi. Padahal, kanker payudara adalah kanker yang bisa dideteksi secara dini. Perasaan takut tersebut menjadi tantangan terbesar bagi kami dan kaum perempuan Indonesia dalam perjuangan melawan kanker payudara.”

“Bagi kami, para anggota komunitas yang terdiri dari survivor, fighter, dokter, beserta para keluarga dan sahabat, kami berharap Indonesia Goes Pink berhasil menyampaikan dukungan moral kami kepada perempuan Indonesia untuk waspada dan peduli terhadap kesehatan mereka. Keberhasilan bagi kami, adalah terbentuknya rutinitas SADARI (singkatan dari “periksa payudara sendiri”) yang akan terus kami gaungkan ke kaum perempuan.” Tambah Shanti.

Pendaftaran partisipasi Indonesia Goes Pink bisa dilakukan melalui www.indonesiagoespink.com dan dibuka per tanggal 18 Mei 2017 sampai dengan 24 September 2017. Detail program acara Indonesia Goes Pink juga bisa diakses melalui situs yang sama.