Apa Itu "BITCOIN" dan Kenapa Para Teroris Cyber Memburunya?

16-05-2017 01:05:46 By Addo Richard
img

JakartaVenue | Belakangan ini, masyarakat Indonesia disajikan dengan pemberitaan seputar sabotase digital, dari diretasnya situs-situs operator selular oleh para hacker kemudian berlanjut dengan pemberitaan 'Ransomware Wannacry'yang sedang ramai diperbincangkan. Sebenarnya, hal apa sih yang menjadi alasan mendasar para teroris siber ini melakukan sabotase ini ?

Dari kasus WannaCry ini, sedikit banyak ada salah satu hal yang dapat ditarik, bahwa para teroris siber ini menginginkan 'BITCOIN', lalu apa sih Bitcoin itu, ? Dikutip dari VOA, Bitcoin adalah mata uang digital yang tidak terikat kepada bank atau pemerintah dan memungkinkan para penggunanya untuk berbelanja tanpa mengungkapkan jati diri mereka. Koin ini diciptakan oleh para pengguna yang “menambang” mata uang mereka dengan meminjamkan kekuatan komputasi untuk memverifikasi transaksi pengguna lainnya. Mereka menerima bitcoin sebagai imbalannya. Koin ini juga bisa dibeli dan dijual dengan menukarkan mata uang dolar AS dan mata uang lainnya. Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut bitcoin sebuah mata uang yang terdesentralisasi .

Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang memilikinya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali. Satu bitcoin terakhir diperdagangkan dengan nilai $1.734,65, menurut Coinbase, sebuah perusahaan yang membantu menukar bitcoins.

Pada dasarnya bitcoin adalah barisan kode komputer yang ditandatangani secara digital setiap kali mata uang itu berpindah dari satu pemilik ke pemilik berikutnya. Transaksi dapat dilakukan tanpa mengungkap jati diri pelakunya, membuat mata uang ini populer dikalang para pencinta kebebasan, di samping penggemarnya, para spekulan – dan para penjahat.