Menjawab Tantangan dan Peluang Industri E-Commerce

09-05-2017 08:05:09 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Tahun ini, pameran IESE menghadirkan lebih dari 100 pembicara baik dari dalam maupun luar negeri. Mereka akan membahas tuntas tantangan dan peluang industri e-commerce di Indonesia dan dunia pada sesi Summit dan Workshop selama pameran.

Pembahasan materi dibagi ke dalam lima pilar yaitu “Moving From Bricks to Clicks”, “Growing Local to Global”, “Accelerating Digital Economy”, “Going The Extra Mile”, dan “Bridging The Gap”. Kelima pilar ini diturunkan menjadi beberapa topik menarik antara lain

strategi memperkuat bisnis lokal menjadi global, merancang startup sebagai kekuatan ekonomi yang baru, bagaimana mengubah bisnis analog menjadi digital (bricks to clicks), seluk beluk perpajakan e-commerce, keamanan data di dunia maya, dan pentingnya big data, dan berbagai topik menarik lainnya.

Beberapa pembicara yang akan hadir antara lain, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara, yang membahas “Bridging the Gap of IT Infrastructure: How Can We Empower 90% of Indonesian Customers to Have Access to E-commerce?”; Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, yang mengupas cara menjadi “The Super Founders: The Quest of Empowering Local Digital Entrepreneurs”; General Manager of Oversea B2B of Alibaba Group, Jack Zhang, memberikan insight menarik tentang “Learning From B2B Giants: How Alibaba Rose To Power and What Indonesia Can Learn From It?”; dan Managing Director of Google Indonesia, Tony Keusgen, akan menjelaskan mengenai “Connecting Business and Their Customers: How Digital Ads are Empowering Business and Supporting the Digital Economy?”, serta puluhan nama besar lainnya dari dalam dan luar negeri.

“Seperti tahun lalu, tahun ini kami menghadirkan berbagai pembicara ternama dari dalam dan luar negeri untuk memberikan insight terkait tantangan, peluang, dan praktik terbaik seputar industri e-commerce. Kami berharap apa yang disampaikan oleh pembicara menjadi modal berharga bagi para pelaku untuk menjawab tantangan, meraih peluang yang ada dan mewujudkan Indonesia sebagai ‘The Digital Energy of Asia’,” pungkas Aulia.