Mitos Atau Fakta? Pria Lebih Cepat Mengalami Orgasme Dari Wanita

30-04-2017 09:04:35 By Iwan Inkiriwang
img

JakartaVenue | Hubungan intim sejatinya adalah ungkapan dari rasa sayang dalam sepasang suami isteri menjaga keharmonisan rumahtangga. Namun masalahnya adalah adanya sebagian orang atau pasangan yang merasa tidak puas karena seringkali tidak dapat mencapai klimaksnya saat berhubungan intim.

Disinggung mengenai orgasme dalam hubungan intim sepasang suami-isteri ini, masalah tidak mencapai klimaksnya lebih banyak dialami oleh wanita. Benarkah atau hanya mitos? Tim JakartaVenue ingin memastikan apakah mitos ataukah kenyataan bahwa laki-laki lebih cepat mencapai klimaks atau orgasme dari wanita saat berhubungan intim?

Seperti dilansir oleh klikdokter.com, bahwa dari berbagai penelitian ternyata memang-pria (baik heteroseksual ataupun homoseksual) lebih sering orgasme setiap melakukan hubungan intim dari pada mereka yang wanita. Bahkan angka persentasenya bisa mencapai 95% untuk laki-laki. Sedangkan bagi wanita hanya sampai pada angka 40-60% yang dapat mencapai orgasme saat berhubungan intim.

Wanita yang mempunyai kepribadian ganda (lesbian) memang mempunyai angka yang sedikit lebih tinggi, yaitu sekitar 12% dari wanita normal dalam mencapai orgasme. Tetapi tetap saja mereka juga terhitung lebih jarang dari para pria umumnya. Hanya satu kelebihan wanita adalah ketika mereka mencapai klimaks atau orgasme, maka waktu untuk menikmatinya lebih lama dari pria. Wanita dapat menikmati orgasme dalam waktu 20 detik, sebaliknya pria yang mengalami orgasme hanya mempunyai waktu 3-10 detik saja untuk menikmatinya.

Satu pertanyaan mungkin terlontar dari JV Readers yaitu, kenapa wanita susah mengalami orgasme? Berikut beberapa penjelasan atau teori yang mungkin bisa menjelaskan kenapa wanita susah orgasme. Pertama, diketahui bahwa pria lebih memiliki hasrat dan dorongan seksual yang lebih kuat dari wanita. Hal inilah yang menjadikan pria cepat terangsang saat berhubungan intim. Dan saat pria mencapai klimaksnya, wanita justru baru setengah jalan yang akhirnya menjadi gagal orgasme. Belum lagi wanita banyak dipengaruhi hal-hal disekitar lingkungan yang berpengaruh pada hubungan intim seperti adat istiadat dan norma agama.

Masih banyak faktor lain yang mempengaruhi wanita dalam mencapai orgasme. Hanya satu hal yang patut diingat dan diperhatikan oleh para pria, berusahalah menghargai dan menjaga perasaan pasangan saat berhubungan intim dengan bersama-sama menikmati orgasme secara bersamaan. Komunikasi menjadi salah satu cara agar para suami mengetahui bila sang isteri baru setengah jalan.