Diam-diam Gilang Dirga Memiliki Profesi Lain Sebagai Guru Silat

24-04-2017 02:04:56 By Addo Richard
img

JakartaVenue | Jika ditanya siapa selebriti Indonesia yang pandai menirukan suara berbagai artis tanah air, tentu kita semua sepakat sosok tersebut adalah Gilang Dirga. Gilang mulai masuk ke dunia entertainment dengan menjajal acting di beberapa sinetron dan FTV produksi Multivision Plus. Kemudian, Gilang masuk menjadi peserta terakhir dan termuda di sketsa komedi Extravaganza di Trans TV angkatan 2009 setelah Icut dan Maya Septha.

Tak hanya pandai berakting, presenter dan menirukan suara artis, diam-diam Gilang Dirga ternyata memiliki profesi sebagai guru silat. Namun, profesi sebagai guru silat Gilang Dirga tentunya bukan sebenarnya alias akting. Berperan sebagai guru silat merupakan akting dari film terbaru Gilang Dirga yang berjudul, "Surau Dan Silek" yang merupakan  film keluarga berlatarkan budaya masyarakat minangkabau yang rilis pada tahun 2017, diproduksi oleh Mahakarya Pictures, dan diproduseri oleh Dendy Reynando dan Emil Bias. Disutradarai oleh Arief Malinmudo.

Film 'SURAU & SILEK' mencoba untuk mengingatkan tentang budaya yang telah lama ditinggalkan tersebut dari sudut pandang anak anak SD berusia 11 tahun serta seorang pensiunan dosen berumur 62 tahun. Selisih usia inilah yang membuat kontradiksi budaya tersebut semakin menarik.

Adil (11th) adalah seorang anak yatim yang sangat menginginkan Ayah nya masuk surga dengan cara menjadi anak yang shaleh. Di saat yang bersamaan Adil juga sangat berambisi memenangkan pertandingan Silat di kampungnya.

Ambisi Adil ini di dasari oleh kekalahan yang di alaminya pada pertandingan periode sebelumnya. Adil di kalahkan oleh Hardi (11Th) dengan kecurangan. Namun hal ini tidak di akui oleh Hardi. Karena menurut Hardi, Adil hanya mencari-cari alasan atas kekalahannya. Teman seperguruan Adil yang juga merupakan sahabatnya; Dayat (11th) dan Kurip (11th) ikut mendukung upaya membalaskan dendam kekalahan tersebut. Dengan semangat yang tinggi mereka mempersiapkan diri menuju pertandingan berikutnya yang akan di adakan 6 bulan lagi.

Dalam masa persiapan tersebut tiga sekawan; Adil, Dayat dan Kurip mengalami berbagai rintangan; Mulai dari guru silat mereka Rustam (27) yang pergi merantau, keinginan Adil untuk menjadi anak shaleh yang kadang bertentangan dengan ambisinya, pertikaian yang terjadi di antara Tiga Sekawan dalam memandang makna silat, Hardi dan kawan-kawan yang selalu membully Adil, Dayat dan Kurip serta pencarian guru silat pengganti yang gagal disaat waktu menuju pertandingan terus berjalan. Rani (11th) merupakan teman sekolah Tiga sekawan (Adil, Kurip dan Dayat). Rani yang mengagumi Adil secara diam diam berusaha untuk mencarikan solusi terhadap kegalauan yang di hadapi oleh teman-temannya. Berkat usaha Rani inilah semua rintangan yang di hadapi oleh Tiga sekawan ini dapat teratasi. Berhasilkah Tiga Sekawan menemukan guru silat serta memenangkan pertandingan?