Ini 4 Kampanye Kreatif Paslon Gub DKI di Media Sosial yang Menarik Disimak

18-04-2017 02:04:24 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Menyadari media sosial tak lagi bisa dipandang sebelahmata. Calon kepala daerah pun serius menggarap kampanye di linimasa. Khusus untuk pemilihan kepala daerah di ibu kota, kedua pasangan calon yang bersaing di putaran kedua berlomba menyajikan kampanye kreatif di media sosial, tujuan sama, yakni merebut suara swing voters yang juga pengguna media sosial. 

Menarik untuk disimak bagaimana tim kreatif pasangan calon Basuki-Djarot dan Anis-Sandi mengemas kampanye kreatif di media sosial. Berikut 4 cara kampanye di media sosial yang berhasil dirangkum redaksi JakartaVenue:

AhokShow vs Anies Baca Tweet Jahat

Kampanye sosial media di putaran kedua bisa dibilang lebih ramai dibandingkan putaran pertama. Putaran kedua ini sosial media kedua kubu Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 dipenuhi dengan berbagai macam kampanye yang menarik untuk disimak.

Ahok-Djarot lebih memanfaatkan channel Youtube dan membuat AhokShow yang isinya seperti talk show interaktif yang diisi pemabahasan permasalahan Jakarta dan acara hiburan bersama artis pendukung.

Sedangkan Anies melanjutkan social media campgain yang telah dilakukan di putaran pertama yaitu #TweetJahat yang isinya reaksi Anies ketika dibacakan mengenai tweet-tweet Jahat seputar dia dan Sandi.

Nama akun Instagram yang berbeda

Nama akun Instagram juga bisa mempengaruhi kampanye di sosial media nih. Perusahaan-perusahaan besar biasanya memilih untuk mempunyai nama yang sama di setiap sosial media yang dipunya. Berbeda dengan pasangan Anies-Sandi yang punya nama akun Facebook dan Instagram yang beda. Facebook resmi pasangan cagub Anies-Sandi adalah Anies-Sandi, sedangkan akun Instagram resminya @jakartamajubersama. Kalau Ahok-Djarot memiliki nama akun sosial media resmi yang namanya sama yaitu AhokDjarot.

Hashtags di sosial media

Hashtags atau simbol tanda pagar di status sosial media perannya sangat penting. Makanya nih kedua calon gubernur membuat hashtags yang unik di setiap status sosial medianya. Kalau Ahok-Djarot mempunyai satu hashtags yang selalu dipakai di setiap kampanye sosial medianya yaitu #JakartaPunyaSemua.

Sedangkan Anies-Sandi mempunyai beberapa hashtags yang digunakan di satu status sosial media. Ada tiga hashtags yang selalu digunakan yaitu #CoblosNomor3, #SalamBersama, #AniesSandi dan #MajuBersama.

Ucapan perayaan dan hari penting

Nah ada juga nih yang beda di timeline Facebook Ahok-Djarot dan Anies- Sandi. Kalau Shop Backers mengikuti Facebook Anies-Sandi dan Ahok-Djarot punya gaya yang berbeda. Timeline di Facebook Anies Sandi lebih banyak mengucapkan hari penting seperti Hari Nelayan Nasional, Hari Kesehatan Dunia, dan hari-hari penting lainnya.

Facebook Ahok-Djarot kalau dilihat-lihat lebih banyak mengucapkan atau merayakan hal-hal yang lebih up to date. Misalnya mengucapkan selamat kepada Kevin-Gideon yang baru menyambet medali emas di Malaysia Open 2017.

Penulis: zacrafter
Foto: Istimewa