Etika Memberikan Tips di Berbagai Negara yang Wajib Diketahui

03-04-2017 04:04:39 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Memberikan uang tip kepada seseorang yang membantu saat traveling sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum di dunia hospitality yang menjajakan keramahtamahan sebagai ujung tombak bisnis. Namun  tahukah Anda, membeikan uang tip juga ada etikanya.

Di Indonesia tidak semua orang menerapkan pemberian tip, dan biasanya itu tidak akan menjadi masalah besar. Tapi, hati-hati kalau kamu bepergian ke negara lain yang punya kebijakan tip berbeda. Jangan sampai kamu mendapat perlakuan tidak menyenangkan hanya karena tidak tahu peraturan dan kebijakan setempat soal pemberian tip. Hal ini dikarenakan memberi tip merupakan sesuatu hal yang memang biasa diterima dalam suatu negara atau tempat kita pergi.

Seperti dilansir laman CNN Go, ada beberapa aturan standar dan etiket yang mungkin kita harus ingat saat hendak memberikan tip. Pastikan waktu Anda tepat saat memberikan tip. Jika saatnya tepat, tip akan menjadi hal yang disukai dan itu merupakan bentuk dari rasa "terima kasih". Karena, kalau saatnya kurang tepat, tip bisa diartikan sebagai penghinaan, bahkan suap.

Amerika Serikat dan Kanada

Hampir semua restoran di AS dan Kanada secara tidak langsung mewajibkan tamunya memberikan tip 15-20 persen (beberapa orang bahkan memberikan 25 persen) dari total tagihan. Kurang dari itu, kamu akan dianggap pelit dan tidak akan mendapat pelayanan memuaskan saat kembali ke restoran itu di kemudian hari.

Eropa

Umumnya, di seluruh penjuru Eropa, tamu restoran atau hotel tidak diharapkan memberikan tip. Kalau kamu makan di restoran yang cukup bagus dan mewah, kamu bisa meninggalkan tip sebesar 5-10 persen dari total tagihan. Tapi, sebelumnya cek dulu apakah tagihan kamu sudah termasuk biaya service supaya kamu tidak membayar dua kali. Sementara, untuk di hotel, memberikan 1 atau 2 euro untuk bell boy ataupun pelayan kamar masih dianggap layak.

Peraturan sedikit berbeda diterapkan di London, yang cenderung mengadopsi kebijakan tip di Amerika Serikat. Tapi, kamu hanya perlu memberikan tip di restoran yang belum menyertakan service charge di tagihan.

Asia Selatan dan Timur Tengah

Di beberapa negara seperti India dan Mesir, pemberian tip akan memastikan turis mendapat pelayanan memuaskan. Warga India, terutama, cukup agresif dalam meminta tip, jadi jangan kaget kalau seorang bell boy atau pelayan secara terang-terangan meminta tip dari kamu. Sementara itu, Dubai bisa jadi sudah menyertakan service tax untuk wisatawan asing, jadi kamu harus memeriksa tagihan secara teliti sebelum memberikan tip.

Asia

Pemberian tip bukanlah tradisi yang harus dipatuhi di negara-negara seperti Jepang dan Korea. Bahkan, tip dianggap tidak sopan di Jepang. Sedikit pengecualian bisa diterapkan kalau kamu menyewa supir selama di sana. Kamu bisa memberikan tip 500 yen (setengah hari) hingga 1.000 yen (satu hari penuh). Sementara, di Singapura, bandara dan sebagian hotel melarang stafnya menerima tip.

Cina Daratan memberi sedikit kelonggaran dalam hal pemberian tip, terutama di  daerah wisata seperti Shenzen. Tapi, pastikan kamu tidak memberi tip kepada supir atau pemandu wisata resmi dari pihak pemerintahan.

Meksiko dan Amerika Selatan

Sebelum memberikan tip atas pelayanan memuaskan, cek terlebih dulu tagihan kamu, karena service charge mungkin sudah disertakan di sana. Tapi, kalau kamu ingin memberikan tambahan tip kepada pelayan tertentu, alih-alih meninggalkan uang tunai di meja, lebih baik berikan langsung kepada pelayan yang dimaksud. Di Meksiko, kamu diharapkan memberi tip untuk setiap jasa yang diterima, kecuali jika kamu menginap di resor yang sudah menyertakan semua biaya ke dalam tagihan akhir dan melarang pemberian tip. Di Brasil, mayoritas warga tidak memberi tip di restoran atau bar, karena sudah disertakan dalam tagihan mereka.

Australia

Warga Australia tidak terlalu mengharapkan pemberian tip, tapi kalau kamu ingin menunjukkan rasa puas atas pelayanan yang diterima, memberi tip 10 persen di restoran atau beberapa dolar untuk pelayan hotel akan dihargai. Tapi, kalau kamu menginap di hotel mewah atau mendatangi restoran bintang lima, kamu boleh mempertimbangkan jumlah tip yang lebih besar.

Skandinavia

Pemberian tip juga bukan menjadi tradisi di Skandinavia, tapi kamu bisa melebihkan jumlah bayaran ongkos atau tagihan. Sebaiknya memberikan tip sesuai dengan mata uang negara masing-masing. Tapi, kamu juga bisa memberikan tip dalam bentuk Dolar AS.

Penulis: Zacrafter
Foto: Istimewa