Peringati 200 Tahun Letusan, Festival Pesona Tambora Digelar

30-03-2017 10:03:30 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Tahun 2017 sederet agenda event wisata sudah menanti, yang paling dekat adalah Festival Pesona Tambora. Festival ini dihelat dalam rangka memperingati peristiwa melestusnya Gunung Tambora pada 1815 silam.

Pada peringatan 202 tahun melestusnya Gunung  yang berlokasi diantara Kabupaten Bima dan Dompu ini akan digelar lebih atraktif. Menampilkan beragam acara, seperti Tambora Challenge (Ultra Run 320k & 100k dan Tambora Ultra 50k & 25k). Tambora bike event, Tambora Fesstival serta Tambora Literary and Festival Film di Pulau Satonda.

Selain itu, pada tahun ini hampir semua daerah terlibat aktif dan serentak menggelar acara untuk memeriahkan festival yang berlangsung dari 5 sampai 11 April 2017 ini. Aktivitasnya menyebar mulai dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima, hingga Kota Bima.

Selain menghadiri, beragam acara di Festival Pesona Tambora, mendaki gunung yang letusannya tercatat sebagai salah satu yang terbesar ini menjadi daftar wajib.

Letusan gunung ini konon merupakan salah satu yang terdahsyat dalam sejarah peradaban  dan bahkan kabarnya empat kali lebih besar dari letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883, sehingga dijuluki Pompei dari timur.

Akibatnya letusan Gunung Tambora menbentuk kaldera kering terbesar di Indonesia  dan ketinggiannya dari tahun ke tahun berkurang, dari sekitar 4.000 mdpl kini tinggal 2.850 mdpl. Gunung ini memiliki beberapa jalur pendakian, yang paling sering dilalui adalah via Desa Pancasila yang medannya tidak terlalu sulit.

Untuk menuju Desa Pencasila, akses yang dilalui tidak mudah, para pendaki harus menempuh tujuh jam perjalanan mobil dari Bima. Cara lain yang lebih ekonomis adalah naik bus jurusan Dompu, kemudian naik bus ke Calabai, dan dilanjutkan naik ojek ke Desa Pancasila.

Penulis: Zacrafter
Foto: Istimewa