Ini Keputusan Disney Soal Kontroversi Beauty and the Beast

16-03-2017 06:03:28 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Film yang mengisahkan tentang hubungan asmara si cantik dengan si buruk rupa ini sedang ramai menjadi perbincangan. Padahal filmnya baru akan resmi rilis besok 17 Maret 2017 di seluruh dunia, namun di sejumlah negara Beauty and the Beast telah ditentang penayangannya lantaran ada karakter yang menyukai sesama jenis didalamnya.

Negara yang telah tegas melarang pemutaran film yang dibintangi Emma Watson itu adalah Alabama. Selain itu Rusia juga tengah menyelidiki apakah ada unsur pelanggaran hukum dalam film tersebut juga sedang dilihat apakah mempuyai maksud untuk melakukan propaganda gay.

Film yang menjadi animasi legendaris itu memang sudah menjadi perbincangan pada saat perama kali diumumkan produksinya, terlebih lagi saat diungkap bahwa ada tokoh penyuka sesama jenis bernama Le Fou (Josh Gad) seorang asisten yang menyukai bosnya Gaston (Luke Evans). Le Fou menjadi karakter homoseksual Disney pertama.

Di Malaysia, film tersebut sebetulnya telah mendapat izin dari badan sensor film mereka dengan dilakukan pemotongan penuh pada momen gay karena Malaysia memiliki undang-undang terhadap homoseksualitas. Lembaga sensor film memberi rating “PG-13”, maksudnya film tersebut boleh disaksikan oleh penonton yang berusia 13 tahun keatas dan didampingi orang tua.

Namun ternyata dari pemotongan adegan gay dalam film Beauty and the Beast itu membuat Disney memutuskan untuk menarik film tersebut daripada harus menghapus adegan yang menurut Bill Condon sang sutradara, bahwa inilah film pertama Disney dengan momen gay eksklusif.

Bukan hanya dari kalangan Muslim di Malaysia, tetapi Presiden Dewan Nasional Gereja Singapura Bishop Rennis Ponniah juga ikut bersuara soal kontroversi film tersebut, Bishop menyayangkan Disney karena telah menyimpang dari nilai-nilai positif yang selama ini mereka jaga.

Untuk Indonesia yang juga merupakan negara berpenduduk mayoritas Muslim, film Beauty and the Beast telah dinyatakan lulus sensor dan mulai tayang di seluruh bioskop Tanah Air dengan rating 13+ atau boleh disaksikan dengan usia diatas 13 tahun.

 

Penulis : Agfa
Foto/Ilustrasi : Istimewa