Mau Tahu Karakter Pasangan...Ajak Naik Gunung!

15-03-2017 04:03:52 By Addo Richard
img

JakartaVenue  | Naik gunung merupakan salah satu kegiatan berinteraksi dengan alam yang cukup banyak diminati, khusunya kaum pria yang menyukai tantangan. Selain perlengkapan khusus, untuk melakukan kegiatan ini diperlukan fisik serta persiapan seperti mempelajari medan yang akan dilalui cuaca, logistik, hingga obat-obatan bagi yang menderita penyakit tertentu.

Meski cukup banyak juga digemari kaum hawa, kegiatan ini umumnya identik dengan kaum pria, hal apa saja yang menjadi alasan mengapa kegiatan ini disukai kaum pria, ? berikut ulasannya :

Melatih sikap pemimpin - Mendaki gunung tentu dapat memperlihatkan apakah seorang pria dapat mengemban tanggung jawab atau tidak. Contohnya, di dalam sebuah pendakian yang terdiri dari sebuah tim yang baik pasti ada pembagian tugas ini dan itu. Dari situ kita bisa melihat jiwa kepemimpinan pria tersebut dalam mengkoordinir tim. Apakah dia orang yang mau mendengarkan pendapat orang lain dan mampu mengayomi, karena di dalam satu tim pasti terdiri berbagai kepala dengan karakter yang berbeda-beda. Selain itu,

  1. Melatih pria bertanggung jawab - Kejantanan seorang pria juga dapat dilihat dari bagaimana ia memperlakukan teman wanita dalam rombongannya. Bentuk perhatian yang diberikan bisa bermacam-macam, seperti membantu para wanita saat harus melewati medan yang sulit, membawakan keril ketika seorang wanita mengalami cidera atau tidak fit, dll.
  2. Mendekatkan diri kepada Tuhan - Di gunung, kita dapat melihat siapa saja orang yang mampu menjaga ibadahnya. Bagi yang muslim, solat lima waktu adalah kewajiban. Butuh perjuangan untuk dapat menjaga solat di atas gunung, karena keterbatasan air, dingin, lelah, dan mungkin yang lainnya. Dari situ kita dapat tetap melihat bagaimana sikap yang diambil pria tersebut untuk tetap dekat dengan Tuhannya.
  3. Menumbuhkan sifat sosial - Mendaki gunung adalah sebuah kegiatan yang sangat mengandalkan kerja sama tim serta hubungan tim yang satu dengan yang lain.Dia mudah akrab atau tidak, ramah atau tidak, sopan atau tidak kepada orang lain. Tidak sedikit pendaki yang menutup diri dan tidak mau berbaur dengan orang lain, sehingga ketika turun pendakian ia tidak menambah jumlah teman. 
  4. Mengatasi sikap egois - hal ini merupakan hal yang paling identik para cowo dimata wanita, jadi mendaki gunung bisa menjadi sarana melatih sifat egois. pakah dia adalah orang yang egois dan tidak mau membagi persediaan bekal kepada yang lain sementara stok bahan makan dan minum tim menipis? Apakah dia mau membantu teman yang mengalami cidera atau terkena musibah di saat pendakian?

So, bagi kalian para wanita yang masih jomblo

atau single, sepertinya kalian bisa mencoba kegiatan mendaki gunung deh, tak hanya mengenal karakter calon pasangan kalian, disitu pula kalian dapat mengetahui sifat asli mereka.