Teknologi Jam Dari Masa ke Masa, Mulai Jam Matahari Hingga Smartwatch

15-03-2017 03:03:10 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Jam pertama kali ditemukan dan digunakan pada masa sebelum masehi disekitar tahun 3500 sebelum masehi (SM). Pada saat itu orang-orang membagi waktu menjadi dua waktu yaitu tengah hari, bila matahari tepat berada diatas kepala dan malam hari  ketika matahari berada di kaki langit. Mereka menggunakan jam matahari untuk mengetahuinya yang diciptakan oleh ahli astronomi bernama Ibn Al-Shatir. Jam tersebut digunakan untuk Masjid.

Pada sekitar 5000 – 6000 tahun yang lalu juga orang Mesir mengukur waktu juga membuat kalender menggunakan obelisk. Selain itu sejarah mencatat juga ada yang menggunakan jam dari air disekitar tahun 1400 SM atau 3400 tahun silam di Mesir, jam tersebut dinamakan clepsydra (kleph-sur-druh). Kemudian Al-Jaziri juga membuat jam air berbentuk gajah yang bersuara setiap jamnya.

Di tahun 600 SM jam pasir populer, karena pasir mudah diperoleh disemua tempat juga tidak terpengaruh dengan musim dingin yang dimana jika jam air akan menjadi masalah jika ditempat yang mengalami musim dingin karena dapat membeku. Jam pasir digunakan selama berabad-abad dengan memiliki cara kerja mengalir melalui lubang kecil pada tempat kaca. Yang ketika bagian bawah terisi penuh maka jam dapat dibalikkan untuk mengukur waktu kembali setiap jamnya.

Jam Astronomi diciptakan pada masa kejayaan Islam di era kekhalifahan yang berpatokan pada astronomi untuk menentukan waktu juga sebagai penentu waktu-waktu shalat dan Ramadhan. Jam terbesar yang dibuat Al-Jazari dinamakan castle clock juga merupakan dianggap analog komputer terprogram pertama.

Jam astronomi lainnya juga dibuat oleh Sarjana Muslim bernama Abu Raihan al-Biruni pada abad 11 M yang juga sebagai jam mekanik komputer kalender lunisolar.

Sampailah pada teknologi jam yang maju dengan diciptakannya jam mekanikal pada tahun 1300 M oleh Ibnu Khalaf al-Muradi dari Islam Spanyol. Menurut buku Islamic Technology: An Illustrated History karya Ahmad Y Hasan dan Donald R Hill diungkapkan, ilmuwan Muslim lainnya yang juga ikut menciptakan jam mekanik adalah Taqi al-Din.

Kemudian peradaban barat menguasai jam yang dikendalikan dengan pegas pada tahun 1430 M. Masyarakat Inggris membuat arloji pada tahun 1580 M, orang Jerman sudah memmbuat arloji tahun 1525 M.

Setelah itu barulah tahun 1941 Mimo Loga menyisipkan perhitungan logaritma dalam jam tangan manual buatannya. Setelahnya pada tahun 1950an perkembangan teknologi jam terus maju dengan dilahirkannya jam digital oleh The Hamilton Watch Co of Lancaster, Pensylvania ialah perusahaan yang pertama kali membuat jam elektrik atau digital kemudian dibuatlah arloji dan jam dinding yang dipakai semua  kalangan baik untuk keperluan rumah ataupun gedung-gedung.

Lalu bergeser terus ke teknologi yang semakin maju pesat, terciptalah jam tangan dengan menggunakan teknologi canggih seperti jam tangan yang dilengkapi fungsi kalkulator elektronik digital oleh Hamilton Pulsar dan Time Computer sebagai penanda era jam digital.

Masuk ke tahun 1980, Seiko D409 DOT, Seiko UC-2000 dan Epson RC-20 mengeluarkan jam tangan berbasis digital yang mampu menjalankan aplikasi. Lanjut ke era Millennium di tahun 2000-2001 cikal bakal jam tangan pintar muncul dengan IBM yang membenamkan OS Linux berikut RAM dan Flash Memori.

Masih terus berlanjut perkembangan teknologi jam khususnya jam tangan. Banyak bermunculan jam tangan pintar dengan Android dan IOS yang menguasai platform mobile juga meratakan teknologi mereka dengan bekerjasama dengan produsen-produsen jam tangan berlomba merebut perhatian penggila teknologi. Hingga kini jam tangan tidak lagi hanya berfungsi sebagai penanda waktu melainkan mempunyai kelebihan dari sisi teknologi untuk menunjang kebutuhan gaya hidup masyarakat.

 

Sumber: Berbagai Sumber
Foto: Istimewa