Fakta Menarik Musik Dalam Dunia Medis

14-03-2017 02:03:59 By Addo Richard
img

JakartaVenue | Terapi musik terdiri dari dua kata, terapi dan musik. "Terapi" adalah serangkaian upaya yang telah dirancang sedemikian rupa dalam proses penyembuhan. Kata "musik" digunakan untuk menjelaskan media yang digunakan dalam pelaksanaan terapi. Jadi, terapi musik dapat diartikan sebagai serangkaian upaya yang telah dirancang sedemikian rupa dalam proses penyembuhan penyakit/ masalah seseorang dengan menggunakan alat musik sebagai media utama. 

Terapi ini sering digunakan oleh orang-orang yang menderita penyakit tertentu, namun manfaat terapi ini dapat dirasakan oleh semua orang. Menurut American Music Therapy Association, terapi musik adalah intervensi musik secara klinis dan didasarkan dengan pembuktian oleh seseorang berstandar profesional yang telah dengan sah menyelesaikan program musik terapi. Musik diproses oleh seluruh area otak, lalu musik mengakses dan menstimulasi area-area otak yang mungkin tidak dapat diakses oleh modalitas lainnya.

Menurut sebuah makalah dalam Journal of Advanced Nursing, mendengarkan musik dapat mengurangi rasa sakit yang kronis dari berbagai kondisi, termasuk osteoarthritis, masalah sendi, dan rheumatoid arthritis hingga 21%, dan depresi hingga 25%. Terapi musik banyak digunakan untuk mengurangi nyeri pasca operasi, melahirkan, dan juga untuk melengkapi penggunaan anestesi selama operasi.

Mendengarkan musik yang dapat merelaksasi tubuh setiap pagi dan sore akan membuat orang yang memiliki hipertensi menurunkan tekanan darah mereka dan tetap dalam posisi rendah. Menurut penelitian yang dilaporkan pada pertemuan American Society of Hypertension di New Orleans, mendengarkan musik klasik atau musik lain yang menenangkan selama 30 menit setiap hari secara teratur dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Selain itu, Terapi musik juga berfungsi untuk ;

  1. Menyehatkan Jantung
  2. Menyembuhakan sakit kepala kronis dan migrain
  3. Mendorong pemulihan pasca stroke
  4. Membantu meningkatkan kekebalan tubuh
  5. Musik menurunkan stres dan meningkatkan relaksasi
  6. dll.

Salah satu figur yang paling berperan dalam terapi musik di awal abad ke-20 adalah Eva Vescelius yang banyak mempublikasikan terapi musik lewat tulisan-tulisannya. Ia percaya bahwa objek dari terapi musik adalah melakukan penyelarasan atau harmonisasi terhadap seseorang melalui vibrasi.