Penampilan Perdana di Java Jazz Festival, Iwan Fals Bosan Dengan Suasana Pilkatak

07-03-2017 04:03:29 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Gelaran Java Jazz Festival ke-13 tahun 2017 ini menjadi tahun yang bersejarah, pasalnya di hari penutup, Minggu (5/3/2017) di JIExpo Kemayoran Jakarta, Java Jazz Festival dimeriahkan pertama kalinya oleh penampilan legenda musik Indonesia Iwan Fals.

Saat muncul di panggung Iwan mengucapkan terima kasih karena telah sekian lama akhirnya saat ini bisa tampil dan merupakan suatu kehormatan tampil di acara festival Jazz terbesar se-Asia Tenggara itu. Iwan Fals juga sempat mengatakan bahwa dirinya baper.

"Ini pertama kali saya main di sini setelah 13 tahun Java Jazz. Baru kali ini diundang dan jadi baper saya nih," ucap Iwan Fals membuka penampilannya dengan lagu Yang Terlupakan

Semua lagu-lagu hits yang pada malam itu dibawakan diubah aransemennya menjadi jazz seperti Izinkan Aku Menyanyangimu, Tanam Siram Tanam. Saat akan membawakan lagu “Asik Nggak Asik” Iwan berujar tentang kegalauannya.

"Jakarta sedang ramai-ramainya 'pilkatak', pilkada serentak maksudnya," ungkap Iwan disambut riuh tawa penonton yang memadati depan panggung BNI Stage Hall B3. "Bosan ini. Suasananya sudah mulai enggak mengenakkan. Mudah-mudahan dengan adanya Jaza Jazz ini bisa mencairkan suasana. Saya mau ngomong banyak, tetapi nanti saya malah di-bully," lanjutnya sambil memainkan lagu.

Setiap lagu yang dibawakan selalu diiringi pesan sosial untuk penonton yang tak bergeming menikmati aksi musisi legend tanah air ini, seperti kata-kata pembuka untuk lagu bongkar “Revolusi harus terjadi! Perang ini perang abadi. Musuh kita adalah diri kita sendiri. Selamat berjuang kawan, bongkar,” ungkap iwan yang kemudian memainkan lagu tersebut.

Tidak hanya itu, Iwan Fals juga tampil berkolaborasi  bersama Maurice Brown (terompet) dan Kirk Whallum (saksofon) dengan membawakan lagu “Kuda Lumping” yang sekaligus menjadi penutup aksi malam terakhir Java Jazz Festival 2017.

Foto: okezone.com