Sekilas Perjalanan Karir Musik Armin van Buuren untuk Armin Only

02-03-2017 09:03:50 By Iwan Inkiriwang
img

Jakartavenue| Pertunjukan musik Armin Only pertama kali dimulai tahun 2005, di Ahoy Rotterdam, Belanda yang mana hampir berlalu 12 tahun hingga saat ini. Pertunjukan Armin yang bertajuk ‘The Next Level’ adalah pertunjukan terbesar yang tak terlupakan paling laris dan penjualan tiket yang habis terjual, sebuah pertunjukan yang menjadikan pencapaian puncak dari visi Armin van Buuren yang sukses di dunia musik dance elektronik. kembali ke tahun 2005 dimana konsep bermain ‘long set’ menjadi  bagian yang paling penting di dunia musik EDM. Sayangnya saat ini acara Live EDM menjadi permainan set yang sebentar atau pertunjukan yang singkat dan  konsep musik dengan hanya satu DJ yang main, hal ini menjadi membingungkan dengan konsep permainan yang hanya begitu singkat, akan tetapi berbeda untuk Armin Only, ide konsepnya sangat sederhana dimana para penikmat dance musik dapat menikmati persembahan Armin dalam pertunjukanya selama 6 jam.

Dikarenakan  sambutannya yang luar biasa sukses dari show Armin Only di tahun2005, dimana tahun  berikutnya (2006) Armin Only kembali diselenggarakan untuk kedua kalinya di kota Ahoy Rotterdam Belanda dengan menarik lebih dari 12.000 penonton dengan pertunjukan Armin yang mengesankan berlangsung selama 9 jam!

Pada tahun 2008, Armin merilis album Imagine, album yang menegaskan dan membuktikan Armin kepada dunia bahwa melaui musik kita semua bisa bersatu tidak penting dari mana atau siapa pun kita berasal. Melanjutkan pertunjukan Armin Only selanjutnya, Armin kemudian membawa tur show-nya ke-6 lokasi didunia seperti wilayah Belanda, Australia, Romania, Belgia, Polandia dan Amerika,  tur Armin Only – Imagine tersebut Armin bermain 9 Jam dan mengutamakan dan menekankan kepada lima indra (suara, sentuhan, penglihatan, rasa dan penciuman) dimana show ini dikemas bahwa semuanya kembali lagi ke Imajinasi kita. Dalam pannggung shownya ini Armin menamapilkan gaya klasik  khas trance masa lalunya. Dengan sedikit eksperimental namun, shownya tersebut membawa Armin ke perkembangan musik untuk album – album berikutnya.

Pada Tahun 2010, Armin van Buuren merilis album selanjutnya yang berjudul Mirage, album ini lebih menampilkan perasaan euphoria, dimana album tersebut menyatukan hubungan istimewa diantara Armin dengan penggemarnya, Tur untuk Armin Only – Mirage menganugrahkan Armin van Buuren menjadi ‘The King Of Trance’. Show ini juga menampilkan beberapa artis ternama seperti Susana, Nadia Ali, Christian Burns, VanVelzen bahkan Dutch Metrople Orchestra.  Pertunjukan Armin Only – Mirage ini menampilkan sebuah transisi  perkembangan musik Armin yang ada hingga saat  ini. Tur Armin Only - Mirage dimulai di Belanda dan berakhir di Slovakia dengan total 11 pertunjukan di dunia.

Setelah istirahat selama 3 tahun, Armin Only kembali dengan album Intense di tahun 2013, Intense menurut Armin sendiri yang berarti mengenai “moment istimewa mengenai kebahagiaan atau kesedihan”, sebagian kejadian yang ada di album ini juga bertepatan dengan kelahiran putrinya, Fenna, Armin mengumumkan  jadwal tur untuk album ini bersama sang sutradara terkenal Jos Thie, dan kreatif team Sander Reneman dan penyelenggara acara ALDA Events, yang menjadikan Tur ini lebih berbeda dari tur Armin sebelumnya, Tur untuk Album Intense world tour ini menjadi lebih besar dalam skala lokasi, yang tadinya waktu Mirage Tur hanya 11 kota kini menjadi 28 Kota di dunia untuk  Intense world tour.

Kini, Armin van Buuren membawa kita ke jenjang yang lebih baik, lebih besar dan belum pernah dilakukan sebelumnya yaitu – Embrace! pertunjukan show-nya ini untuk di tonton dimana Armin membawa semua team dan artis- artisnya,penyanyinya, penarinya turut serta untuk membantu menciptakan berbagai  gaya musikal yang dipadukan dengan unsur musik trance-nya, dimana paduan unsur musik Jazz, hip-hop, Pop, Rock dan masih banyak lagi. Kali ini Armin membawa artis-artis ternama seperti Eric Vloeimans, Mr Probz, Kensigton, Cimo Frankel, Angel Taylor, Betsie Larkin dan Bullysongs,  dalam pertunjukan Embrace Tour ini  Armin turut merangkul berbagai genre musik yang belum pernah ditampilkan sebelumnya di acara ataupun di pertunjukan musik dance dimanapun sebelumnya. tak lupa juga dalam pertunjukannya nanti Armin akan tampil istimewa untuk bermain set piringan hitam/Vinyl set.