Pemakaian Kuteks Pada Wanita Hamil Berbahaya, Fakta atau Mitos?

23-02-2017 12:02:48 By Iwan Inkiriwang
img

Jakartavenue | Kuteks adalah salah satu hiasan yang suka digunakan wanita pada kuku, bahkan cuma satu-satunya hiasan yang digunakan sebagai pewarna kuku. Namun ternyata hiasan ini dapat membahayakan pemakainya, terutama pada wanita yang sedang mengandung. Akibat yang dapat ditimbulkan antara lain adalah mengganggu perkembangan janin bahkan lebih jauh dapat menyebabkan kecacatan.

Faktor apakah yang menyebabkan pandangan medis terhadap penggunaan kuteks terhadap ibu hamil berbahaya? Menurut data yang ada ternyata dua faktor ini yang menyebabkan wanita hamil dianjurkan tidak menggunakan kuteks, yaitu kandungan kimia yang terdapat didalam sebotol kuteks antara lain pewarna, air, minyak, dan kimia lain formaldehida dan toluene.

Formaldehida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membantu mengeraskan struktur kuteks setelah kering, sementara toluene berfungsi sebagaipenghalus tekstur cairan pada saat kuteks dioleskan. Bau yang keluar atau dihasilkan kedua bahan kimia ini bila terhirup dalam jangka waktu yang lama dapat mengganggu kesehatan wanita hamil. Bagian yang sangat terpengaruh akan kedua kimia itu adalah hidung, mata, tenggorokan dan paru-paru.

Dalam penelitian Gallichio tahun 2010 menjelaskan bahwa penggunaan kosmetik, termasuk kuteks tidak ada pengaruhnya. Ini merupakan sanggahan atas permasalahan pemakaian kuteks pada wanita hamil. Jadi bisa disimpulkan bahwa sebenarnya pemakaian kuteks pada wanita hamil tidak bermasalah, asalkan jangan berlebihan. Hal ini dikarenakan kedua bahan kimia yang tersebut diatas dapat membahayakan apabila digunakan secara berlebihan dan dalam waktu yang lama.