Best Western Plus Sambangi Anak Jalanan Penjaringan

18-02-2017 06:02:33 By Addo Richard
img

JakartaVenue | Anak -anak adalah harapan dan aset sebuah bangsa, namun tidak sedikit anak-anak Indonesia yang belum menerima pendidikan serta kehidupan yang layak. Nyatanya, masih banyak anak-anak Indonesia yang menggantungkan hidup di jalanan bahkan menjadi korban perdagangan anak. Tak hanya menjadi tugas pemerintah, sebagai mahluk sosial, tentu hal tersebut menjadi perhatian bersama.

Sebagai apresasi bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan kehidupan anak,  Management Best Western Plus Kemayoran Hotel menyambangi Sanggar SAJA atau yang biasa disebut dengan Sekolah Anak Jalanan. Wadah yang menampung anak-anak yang tinggal di bawah kolong Tol di daerah Penjaringan tersebut merupakan sanggar gratis yang tidak hanya mengajarkan pelajaran sederhana saja, namun lebih diajarkan berbagai kesenian tradisional.

Kegiatan menyambangi berbagai tempat social memang rutin dilakukan oleh management Best Western Plus Kemayoran Hotel disetiap bulannya, nemun menurut Bapak Achmad Chairurijal selaku Human Resources Manager menyambangi sekolah di kolong tol adalah hal pertama kali yang kami lakukan. Biasanya menyambangi yayasan panti asuhan ataupun panti jompo, kami menginginkan hal berbeda agar dapat berbagi cerita dan juga berbagi sedikit rezeki kami untuk mereka yang membutuhkan dukungan.

Salah satu faktor ketidakmampuan anak-anak di Sanggar SAJA ini untuk bersekolah pada umumnya adalah keterbatasan tempat tinggal yang layak huni. Mereka masih terlalu dini untuk dapat bertahan di tengah keterbatasan tersebut, belum lagi untuk masalah kebersihan, air, dan lain-lain. Best Western Plus Kemayoran Hotel melihat semangat anak-anak tersebut sebagai rasa syukur dan juga bukti nyata bahwa masih ada yang butuh dukungan moral untuk selalu semangat menggapai cita-cita di tengah keterbatasan. Kedepannya, management berharap terus dapat berbagi dan dapat membantu memberikan dukungan dan harapan untuk membantu anak-anak menggapai cita-cita mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mengurangi tingginya tingkat keterbatasan pendidikan bagi anak-anak Indonesia. "Masa Depan Anak Bangsa, Tanggung Jawab Kita Bersama,"