Tips Mengatasi Kurangnya Nafsu Makan Pada Anak

16-02-2017 08:02:38 By Iwan Inkiriwang
img

JakartaVenue | Memiliki anak adalah dambaan setiap orang tua, terlebih bagi mereka yang baru saja membina rumah tangga. Karena anak adalah harta yang paling berharga dan merupakan karunia terbesar dari Tuhan bagi para orang tua. Tetapi kenapa banyak juga orang tua yang mengeluh saat menghadapi masa perkembangan anak mereka? Terutama saat anak tidak mau makan. Sudah beribu cara dipakai menghadapi situasi seperti ini, namun ternyata masih belum berhasil. Bahkan ada yang sampai menakut-nakuti sang anak dengan berbagai hal. Apakah JV Readers sebagai orang tua pernah mengalami hal ini? Berikut tim Jakartavenue ingin memberikan beberapa tips buat JV Readers sekalian saat mengahadapi anak yang tidak mau makan/susah makan, namun sebelumnya ada satu hal yang harus JV Readers perhatikan sebelumnya.

Setiap anak pasti akan bertindak seperti ini saat dalam masa tumbuh kembangnya, biasanya saat berusia kira-kira dua tahunan. Karena diusia seperti ini anak sudah mulai pintar untuk memilih makanan yang mereka sukai, misalnya jajanan atau cemilan. Bahkan terkadang mereka suka akan makan makanan orang dewasa. Lalu bagaimana kita menghadapi hal ini? Berikut ini beberapa tips memilih makanan yang dapat membangkitkan selera makan anak kembali seperti yang tim JakartaVenue rangkum dari klikdokter.com, yakni:

Bubur/nasi bukan segalanya

Terkadang kita sebagai orang tua selalu ingin anak mengikuti kemauan kita. Yaitu memberikan bubur/nasi yang mungkin bagi si anak sudah kurang menyukainya. Disinilah sebagai orang tua kita harus peka, yaitu mencari makanan pengganti nasi yang tetap mengandung karbohidrat. Ubi atau kentang dapat menjadi cemilan atau makanan penggantinya, atau bisa juga dengan beras gandum yang mengandung serat seperti oaker/sereal.

Cemilan sehat dan bergizi

Untuk cemilan bisa berikan anak kita buah-buahan yang warnanya bisa menarik perhatiannya untuk makan seperti papaya, jeruk, semangka, dan lain-lain. Karena buah-buahan dipercaya kaya akan vitamin, serat, dan menyehatkan. Untuk cemilan, sebaiknya kita buat sendiri supaya terjaga kebersihannya dan anak terhindar dari sakit-penyakit.

Ganti menu lauk pauknya

Bila tetap ingin memberikan nasi atau bubur, sebaiknya variasikan lauknya secara bergantian setiap hari. Sebagai contoh bila si anak suka lauk ikan, keesokan harinya jangan beri dia lauk yang sama lagi tetapi kita ganti dengan yang lainnya misalnya telur, ayam, perkedel, atau yang lainnya.

Kurangi memberikan susu

Ini seringkali juga luput dari perhatian orang tua/ibu, karena ingin lihat anaknya sehat lalu memberinya susu saat waktunya akan makan. Susu dapat membuat anak kenyang dalam waktu yang agak lama, hal ini sebaiknya dikurangi saat bangun tidur/sarapan dan saat mau tidur malam hari saja. Jadi waktu siang si anak mau makan nasi.

Ajari anak makan tepat waktu

Ajari dan beri anak makan tepat waktu agar pola makannya teratur, ini sekaligus mengajarkan anak disiplin waktu. Karena bila waktunya tidur kita beri makan maka otomatis anak akan menolaknya.