Apa Benar Kurang Tidur Bikin Gemuk? Ini Penjelasannya

12-02-2017 11:02:00 By Addo Richard
img

JakartaVenue | JV readers, kurangi kebiasaan begadang jika tidak ingin berat badan kalian bertambah, berbagai penelitian menyimpulkan fakta menarik yang menunjukan bahwa kurang tidur membuat badan menjadi lebih gemuk bahkan berindikasi menyebabkan Obesitas. Masa sih..???

Meski sangat tidak dianjurkan karena buruk bagi kesehatan, kurang tidur atau begadang ternyata dapat menambah berat badan. Penelitian yang dilakukan tim dari University of Chicago, menemukan bahwa orang yang cukup tidur biasanya jarang merasa lapar. Penjelasannya, saat tidur hormon ghrelin tetap sama. Namun saat kita hanya tidur 5 jam, kadar ghrelin naik sampai 9 poin. Karena hormon ini memicu retensi lemak, maka orang yang kurang tidur menyimpan lemak lebih banyak.

Sebuah Universitas di Chicago Amerika yang mengungkapkan bahwa kurang tidur cenderung akan memilih makan makanan ringan dengan kandungan lemak yang tinggi, seperti biscuit, keripik dan makanan kecil lainnya. Kurang tidur yang dialami oleh seseorang akan meningkatkan sistem endocannabinoid yakni senyawa kimia yang mirip seperti bahan aktif pada ganja dimana senyawa ini akan meningkatkan rasa ingin makan.

Nathaniel Watson, seorang ahli saraf dan wakil direktur padaUniversity Washington Sleep Medicine Center di Seattle mengatakan, "Semakin sedikit  jam tidur Anda, semakin banyak gen dalam tubuh yang berkontribusi pada berapa banyak berat badan Anda semakin bertambah. Semakin sedikit gen Anda, menentukan berapa banyak berat badan Anda,"

Selain itu, Peneliti King's College London Dr Gerda Pot menyatakan penyebab utama obesitas ialah ketidakseimbangan asupan dan pengeluaran, dan kurang tidur merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap hal tersebut. Ia menambahkan mengurangi jam tidur merupakan salah satu risiko kesehatan paling umum saat ini dan kurang tidur kronis juga berpotensi menjadi hal umum di masyarakat.  Penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition tersebut menyatakan orang-orang yang hanya tidur tidak lebih dari 5,5 jam pada malam hari rata-rata mengonsumsi 385 kalori per hari lebih banyak bila dibandingkan dengan orang-orang yang tidur selama 7 jam atau lebih pada malam hari.