Pentingnya Peran Tata Cahaya Dalam Konser, Berikut Perlengkapannya

09-02-2017 10:02:34 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Pencahayaan dalam panggung konser merupakan bagian yang juga vital selain audio system dan aristik lainnya, karena selain kemeriahan yang menjadi efek dahsyatnya tata cahaya diatas panggung, tapi juga penghantar ekspresi dan suasana dari materi sang artis diatas panggung. Bayangkan jika sebuah konser tampil dengan tata cahaya yang seadanya tanpa penataan yang terkonsep dan arahan artistik pencahayaan, tentunya konser tersebut akan mendapat respon yang tidak positif.

Peran tata cahaya atau lighting system dalam panggung tak hanya sekedar pengaturan hidup dan matinya lampu/cahaya, tetapi lebih jauh dari itu. Tugas lightingman atau penata cahaya sebagai pengatur dan perancang lighting system adalah merencanakan dan membuat inovasi untuk menghasilkan efek yang dapat menyampaikan suasana hati atau emosi sang artis dengan konsep yang sudah dibrief-kan bersama Art Director, dan tidak lupa unsur penonton juga dilibatkan dalam perhitungkan menentukan penataan cahaya.

Untuk menghasilkan sebuah penataan cahaya yang maksimal dan spektakuler diatas panggung, unsur teknologi juga berperan penting, dengan peralatan terbaik dan didukung teknologi yang canggih serta skill sang lightingman sangat dibutuhkan untuk membuat konser menjadi lebih hidup. Maka dari itu seorang penata cahaya haruslah menguasai pengetahuan tentang teknik dari yang ringan sampai yang begitu rumit, dia harus bisa mengkondisikan diri dengan berbagai peralatan dan juga menguasai seni pencahayaan yang benar.

Begitu rumit kan produksi konser yang selama ini kalian saksikan dengan penuh kemeriahan, dan itu baru dari sisi penataan cahaya belum lagi yang lainnya, so hargailah sebuah kreativitas apapun itu, karena untuk menghasilkan sebuah kreativitas dibutuhkan pengetahuan, pengalaman dan berbagai proses yang tentu tidak dengan mudah untuk mendapatkan semua itu.

Berikut beberapa contoh lampu yang sering digunakan untuk tata cahaya panggung yang kami rangkum dari berbagai sumber:

PAR / PARcan (Parabolic Aluminized Reflector)
Adalah salah satu jenis lampu sorot yang paling umum kita jumpai dalam stage lighting. PAR menembakkan beam/cahaya yang berpendar tanpa mempunyai batasan yang jelas, dan berperan sebagai ambient/flood light untuk mengisi seluruh ruangan dan menghasilkan suasana tertentu.

Pinspot
Adalah fixture yang mempunyai dimensi kecil, yang umumnya dipasang dalam jumlah yang banyak, dan mudah dipasangkan pada berbagai posisi, serta menembakkan cahaya spot light.

Cannon
Biasanya bertugas menghasilkan beam yang terpusat dengan output yang besar untuk memberikan efek aerial pada light show. Biasanya mempunyai beam angle yang kecil tidak seperti PAR, tetapi juga tidak mempunyai batasan jelas seperti spot light.

Moving Head
Salah satu yang paling sering kita jumpai selain PAR, adalah fixture yang mempunyai head/kepala yang dapat bergerak karena terdapat motor di dalamnya yang mengatur posisi, arah, dan kecepatan gerakan.

Follow Spot
Follow spot menembakkan cahaya dengan output besar (biasanya berupa spot light), yang dapat dioperasikan secara manual oleh operator lighting. Follow spot digunakan untuk menyorot figur/obyek tertentu di panggung agar seluruh penonton fokus pada obyek yang disorot.

Itulah beberapa contoh dari sekian banyaknya lampu panggung yang sering kita jumpai dalam konser-konser. Selain dari perlengkapan yang termasuk didalamnya yaitu lampu, yang paling utama dari penataan cahaya adalah seorang penata cahaya, mereka haruslah kreatif untuk menyiapkan strategi bagaimana merencanakan lighting system serta melaksanakan pencahayaan selama beberapa jam konser berlangsung dengan maksimal. Bagi kalian yang tertarik dengan produksi panggung terutama lighting system, semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kalian, good luck guys,,,!!!