Wanita Lebih Rentan Terkena Kanker dibanding Pria, Really...?

08-02-2017 02:02:01 By Addo Richard
img

JakartaVenue | Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Cancer Research UK, Inggris menyimpulkan bahwa kasus kanker pada perempuan meningkat enam kali lebih cepat ketimbang laki-laki. gaya hidup tidak sehat jadi alasan utama kenaikan jumlah kasus untuk kedua jenis kelamin, tapi kenaikan pada perempuan lebih tinggi.

Obesitas merupakan salah satu faktor meningkatkan risiko kanker yang hanya mempengaruhi wanita, seperti kanker rahim dan kanker ovarium. Cancer Research UK mengatakan bahwa jumlah kasus kanker akan terus naik hampir enam kali lebih cepat pada wanita dibandingkan pria dalam 20 tahun ke depan. Di negara berkembang, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Indonesia, jumlah penderita kanker mencapai 70 persen. Jumlah itu meliputi 130 jenis penyakit kanker. 

Dalam istilah medis, kanker adalah pertumbuhan dan perkembangan sel-sel tubuh yang tidak normal, tidak terkontrol, dan tidak terbentuk. Kanker bisa terjadi pada setiap bagian tubuh manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 10 juta orang di dunia terdiagnosis mengidap kanker setiap tahun. Diperkirakan angkanya menjadi 15 juta orang pada 2020. Kanker terbukti menyebabkan kematian pada enam juta setiap tahun atau mencapai 12 persen pada kasus di seluruh dunia.

WHO memberikan langkah pencegahan penyakit kanker. Di antaranya, waspada terhadap gejala kanker, jangan merokok atau mengunyah tembakau, diet seimbang, dapatkan imunisasi hepatitis B, setiap perempuan sebaiknya melakukan pemeriksaan payudara setiap bulan, serta setiap perempuan sebaiknya melakukan pemeriksaan tes pap-smear pada ahli ginekologis.

Dan dari sejumlah penelitian mengenai kanker pada wanita, kanker Serviks menempati peringkat teratas yang diderita kaum wanita. selain itu, serviks juga merupakan kanker pembunuh nomor satu kaum hawa. Di Indonesia, setiap hari terdapat 40 wanita Indonesia yang dideteksi terkena penyakit kanker serviks. Bahkan 20 di antaranya harus meninggal dunia.

Selain itu, data selanjutnya mendapati bahwa 1 dari 8 wanita Indonesia berisiko terjangkit kanker payudara. Penelitian-penelitian itu diantaranya adalah: Kanker payudara semakin banyak yang menyasar ke kaum muda. Selama ini kanker payudara diketahui banyak menyerang wanita berusia 40 tahun ke atas.Banyak hasil penelitian yang menyatakan bahwa wanita yang belum menikah 28 persen lebih mungkin meninggal akibat penyakit jantung, dibandingkan dengan mereka yang sudah menikah.

Rangkuman Pusat Patologi Indonesia, dari 10 jenis kanker paling banyak diderita di Indonesia, kanker leher rahim (serviks) dan kanker payudara menduduki angka tertinggi. Fakta ini membuktikan kaum wanita merupakan golongan paling berisiko terkena kanker dibandingkan pria.



Ketua II Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dr Melissa Luwia MHA mengatakan tidak dapat diketahui secara pasti mengapa wanita lebih rentan terhadap kanker. ”Dari data statistik memang mengungkapkan seperti itu. Tidak diketahui secara pasti mengapa wanita yang paling banyak menderita kanker dibanding pria," ungkapnya.

Sumber : Berbagai Sumber