Pameran Tunggal Anfield Wibowo: Rentang Masa

07-02-2017 06:02:58 By Rasyid Hadi
img

JakartaVenue | Setiap manusia yang terlahir di mukabumi tidaklah sempurna, sebenarnya dicelah ketidak sempurnaan itu, setiap individu mempunyai masing masing power yang luar biasa. Kali ini Jakartavenue ingin mengangkat pameran buah karya Andield Wibowo yang bertemakan “Rentang Masa”.

Anfield Wibowo yang lahir pada 19 Nov 2004 ini merupakan pelukis muda berbakat yang sudah menghasilkan banyak lukisan dan sudah di pamerkan berkali – kali di Jakarta. Walaupun Anfield mempunyai keterbatasan dalam tunarungu dan autisme, hal itu menjadi penghantar Anfield ke dimensi yang berbeda yang menjadikan “alat” eksplorasi dirinya dengan alam sekitar. Dimensi yang dipilih sebagai media komunikasi oleh Anfield adalah seni lukis.

Galeri cipta 3 TIM

Anfield Wibowo yang sekarang berumur 12 tahun, kali ini menggelar pameran tunggal bertajuk “Rentang Masa", yang dikuratori oleh Maya Sujatmiko. Pamaeran ini berlangsung di Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, pada 3-12 Februari 2017. Pameran ini Menghadirkan 36 karya dari total 250 karya yang dihasilkan pada periode tersebut. Pameran tunggal ketiga kali ini, adalah hasil karya goresan Anfield dari tahun 2014 sampai tahun kemarin 2016.

kristus galeri cipta 3 Jakartavenue Anfield Wibowo “Rentang Masa

Periode ketiga ini didominani lukisan lanskap, tetapi juga menyentuh dimensi religi dan keseharian. Tema-tema religi karya pelukis yang memiliki keterbatasan tunarungu dan autisme ini, di antaranya bertajuk The Forbidden Friuts, Teguran Tuhan, Terusir, dan Penyesalan, yang menarasikan kisah penciptaan Adam dan Hawa. Serta, lukisan-lukisan yang menarasikan kisah kenaikan Yesus Kristus.

Sementara tema keseharian dan lanskap ditampilkan dalam lukisan-lukisan natural seperti vas bunga, hutan, taman salju, arsitek gedung mewah, hingga manusia dan hewan.

cinderela galeri cipta 3 Jakartavenue Anfield Wibowo “Rentang Masa

Adapun figur-figur fiktif seperti Cinderella dan Snow White, merupakan ekspresi kekagumannya terhadap sosok-sosok ratu dalam dunia dongeng. Komposisi warna, detail pakaian, mahkota, gurat wajah, dan detail tindakan mereka dalam lukisan menampilkan kematangan narasinya dalam goresan cat akrilik.

Acara ini dibuka oleh Ibu Martha Tilaar dan akan ada juga pelelangan lukisan hasil karya Anfield Wibowo yang hasil nantinya akan didonasikan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia. Jadi untuk kamu yang penasaran dan ingin merasan vibe karya menemukan media komunikasi lewat lukisan seorang anak yang luarbiasa, kamu dapat langsung hadir di Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, pada 3-12 Februari 2017.

Fotografer : Rasyid Hadi