Valentine Days itu Tanggal 15 Februari, Kenapa Jadi 14?

31-01-2017 08:01:29 By Iwan Inkiriwang
img

Jakartavenue | Hari Valentine yang biasa dirayakan setiap tanggal 14 Februari ternyata awalnya dirayakan tanggal 15 Februari, lalu kenapa sekarang dirayakan tanggal 14 Februari...yuk simak ini jawabannya!

Bermula dari bangsa Romawi Paganis (yang menyembah berhala) yang merayakan hari raya valentine yaitu kecintaan terhadap sesembahan mereka. Perayaan ini telah ada semenjak abad ke-4 SM, yang diadakan pada tanggal 15 Februari, perayaan yang bertujuan untuk menghormati dewa yang bernama Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing.

Acara ini berbentuk upacara yang disebut upacara Lupercaria dan di dalamnya diselingi penarikan undian untuk mencari pasangan. Dengan menarik gulungan kertas yang berisikan nama, para gadis mendapatkan pasangan. Kemudian mereka menikah untuk periode satu tahun, sesudah itu mereka bisa ditinggalkan begitu saja, dan kalau sudah sendiri, mereka menulis namanya untuk dimasukkan ke kotak undian lagi pada upacara tahun berikutnya, sebagian ahli sejarah mengatakan ini salah satu sebab cikal bakal hari valentine.

Sementara itu, pada 14 Februari 269 M meninggallah seorang pendeta kristen yang juga dikenal sebagai tabib (dokter) yang dermawan yang bernama Valentine. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut.

Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya, namun keinginannya itu tidak dapat dilaksanakan karena para pria menolak pergi berperang dan meninggalkan keluarga serta kekasih mereka. Claudius pun marah sampai memerintahkan para pejabat kerajaan untuk melarang adanya pernikahan agar mereka bisa ikut bergabung dengan militer tanpa beban.

St. Valentine membangkang perintah sang kaisar dengan tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin.

Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. Pasangan tersebut berhasil melarikan diri, namun malang St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya. Sejak kematian Valentine (14 februari), kisahnya menyebar dan meluas, hingga tidak satu pelosok pun di daerah Roma yang tak mendengar kisah hidup dan kematiannya.

Di tahun 494 M, Paus Gelasius I mengubah upacara Lupercaria yang dilaksanakan setiap 15 Februari menjadi perayaan resmi pihak gereja. Dua tahun kemudian, sang Paus mengganti tanggal perayaan tersebut menjadi 14 Februari yang bertepatan dengan tanggal matinya Santo Valentine sebagai bentuk penghormatan dan pengkultusan kepada Santo Valentine.

Dengan demikian perayaan Lupercaria sudah tidak ada lagi dan diganti dengan "Valentine Days". Nah itulah jawabannya kenapa Valentine Days sekarang ini dirayakan tanggal 14 Februari. (gaf)