Begini Ceritanya Kuntilanak Menjadi Asal Nama Pontianak

27-01-2017 04:01:48 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Banyak cerita legenda yang selalu menyertai sejarah tentang sebuah kota dimanapun itu. Apalagi di Indonesia yang cukup kuat unsur budaya di tiap-tiap kota atau daerah. Begitu juga dengan Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat. Bagi penduduk setempat sudah sangat paham dengan asal muasal penamaan kota yang dilalui Sungai Kapuas tersebut, namun bagi penduduk diluar pulau tentunya tidak banyak mengetahuinya.

Pasti tidak menyangka kalau nama kota Pontianak ternyata diambil dari kata Kuntilanak, yaitu nama hantu yang popular di masyarakat. Nama tersebut berkisah tentang seorang bernama Syarif Abdurrahman Alkadrie dari Kerajaan Melayu yang kemudian menjadi Raja Pontianak, Ia ingin mendirikan kampong dengan menelusuri hutan Sungai Kapuas sambil membuka lahan.

Dalam proses membuka lahan tersebut, Syarif Abdurrahman dan warga selalu diganggu oleh sosok Kuntilanak yang diketahui sebagai penghuni hutan di sepanjang Sungai Kapuas. Akibat hantu yang kerap mengganggu warga itu menyebabkan aktivitas mereka menjadi terganggu karena banyak warga yang ketakutan dengan sosok wanita berambut panjang menyeramkan.

Sang Raja pun geram karena gangguan makhluk halus tersebut menghambat pembangunan kampong, hingga akhirnya ia mendapatkan cara untuk mengusir si Kuntilanak dari tempat ia dan para warga bekerja. Syarif Abdurrahman membawa meriam besar ke tengah hutan untuk kemudian ditembakkan ke sumber gangguan berasal. Ada tiga sasaran yang diketahui sebagai tempat hantu menyeramkan itu bersemayam yang kemudian menjadi Istana Kadriah, Masjid Jami Sultan Abdurrahman dan pemakaman anggotak keluarga Kesultanan Pontianak.

Dengan siasat itu ternyata berhasil membuat Kuntilanak pergi menghilang dan para pekerja pun tidak pernah diganggu lagi, kemudian pekerjaan dilanjutkan kembali dengan normal tanpa kendala sampai hutan sepenuhnya terbuka.

Itulah sebab Kuntilanak menjadi nama Pontianak, dan orang local lebih akrab menyebutnya Puntianak. Kisah sejarah tersebut diatas bisa kita baca bila mengunjungi Istana Kadriah yang terletak di tengah kota. Bahkan bukan hanya membacanya melainkan kita juga bisa melihat foto-foto sejarah kota dan istana.