Selfie Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan Mental

24-01-2017 07:01:23 By Iwan Inkiriwang
img

JakartaVenue - Selfie adalah sebuah trend yang sangat fenomenal dan banyak diminati oleh setiap orang baik tua-muda, laki-perempuan, dan dimana saja. Selfi ini adalah kegiatan potret diri yang diambil sendiri dengan menggunakan kamera digital atau smartphone.

Tidak diketahui pasti kenapa trend foto selfie ini begitu sangat digemari, namun yang pasti setiap ada momen atau kesempatan untuk berselfie pasti tidak akan terlewatkan. Selfie bisa sendiri atau beramai-ramai yang disebut wefie, bahkan fenomena ini juga tidak luput bagi kalangan artis dan selebritis maupun pejabat. Nah JV Readers, tahu gak sih kalau berselfie itu juga ada banyak bahayanya? Selfie bisa saja membahayakan baik harta benda kita (smartphone di copet) ataupun keselamatan kita (tertabrak mobil atau terjatuh).

Dan menurut penelitian beberapa ahli ternyata selfie juga dapat berdampak pada kesehatan kita, misalnya gangguan mental. Kok bisa? Karena bila kita berselfie dan kemudian mengunggahnya ke media sosial bisa mengakibatkan gangguan mental yang akut. Bahaya yang terjadi adalah melakukan perbuatan bunuh diri. Seperti apa sih kejadiannya sehingga dapat berakibat demikian?

Selfie sesungguhnya adalah berfoto diri sendiri sesuai kemauan kita untuk bergaya tanpa melalui bantuan orang lain untuk memotretnya. Tetapi setelah kita mengetahui akan hal ini, yaitu saat mengetahui bahwa ada kekurangan pada diri seseorang tanpa diketahui sebelumnya, bisa membuat seseorang minder dan melakukan bunuh diri. Selain itu karena ketidak puasan akan penampilannya inilah yang membuat orang mengambil tindakan anarkis tersebut.

Tidak hanya menyangkut psikologis pada diri sendiri saja, kebiasaan berselfie juga berdampak pada sikap kita ke orang lain misalnya sirik/iri, dan juga rasa mudah tersinggung atau sensitive. So, kalau kita senang berselfie baik diri sendiri atau beramai-ramai sebaiknya kita juga harus ingat bila suatu saat sikap kita berubah terhadap kawan atau orang lain disekitar kita, segera hentikan kebiasaan ini dan cobalah periksakan ke psikiater agar kita tidak sampai merugikan diri sendiri maupun orang lain.(bbs)