Google Kalah Dari Facebook Soal Drone Internet

21-01-2017 04:01:53 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue | Google menyerah kalah dari Facebook dalam pengembangan pemancar internet teknologi drone. Keputusan tersebut keluar setelah Alphabet, induk perusahaan Google memutuskan menghentikan pengembangan drone atau pesawat nirawak yang memancarkan internet untuk daerah terpencil di bumi. Namun perusahaan raksasa asal Amerika Serikat itu memutuskan fokus pada pengembangan balon udara.

Beberapa waktu lalu tepatnya Rabu (11/1), Alphabet sebagai pengembang proyek Titan yang menggunakan drone sebagai pemancar internet dari angkasa mengumumkan, bahwa sejak satu tahun lalu telah menghentikan proyek tersebut. Beberapa staf yang terlibat pada proyek raksasa tersebut kini dialihkan untuk menggarap proyek Loon.

Loon punya misi yang sama, yaitu untuk memancarkan internet. Namun berbeda dari Titan yang memanfaatkan drone sebagai pemancar, untuk Loon teknologi yang dikembangkan adalah balon udara. Selain dialihkan ke proyek Loon, beberapa staf yang lain dipindahkan ke proyek Wing.

Proyek Wing adalah sebuah proyek logistic masa depan yang sama menggunakan teknologi drone. Keduanya baik proyek Loon maupun Wing sama-sama dibawah kendali Google X yang merupakan laboratorium raksasa Google.

"Tim dari Titan dipindahkan ke X pada akhir 2015," kata seorang juru bicara Google kepada AFP, "Segera setelahnya, kami menghentikan eksplorasi teknologi UAVs untuk akses internet." Entah memang hasil pertimbangan dan pengkajian atau sebuah alasan semata, yang menurut Google X  balon udara lebih ekonomis dan mudah dikembangkan dari sisi teknis ketimbang drone. Jika memang itu hasil dari pengkajian bukan seharusnya dari awal proyek tersebut tidak menggunakan drone.

Dengan berhentinya Google dari pengembangan drone internet, kini hanya Facebook yang tetap serius menjalanjan teknologi serupa. Seperti diketahui sebelumnya Google bersaing dengan Facebook dalam pengembangan pemancar internet menggunakan teknologi drone. Facebook memberi nama proyek tersebut dengan nama Aquila, yang mempunyai misi sama sengan Titan yaitu memancarkan internet dari angkasa untuk mencapai kawasan terpencil di bumi.