Waspadai Penyakit Mata Berikut, Karena Bisa Akibatkan Kebutaan

21-01-2017 01:01:24 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue - Bisa melihat dengan mata sebagai inderanya adalah anugerah yang terindah yang kita miliki dari Sang Pencipta. Di dalam mata banyak sekali saraf dan komponen penting yang rentan terhadap gangguan, maka dari itu kita selalu senantiasa diingatkan untuk selalu menjaga mata kita dengan cara memelihara kesehatan mata ataupun memperhatikan pola hidup agar selalu sehat.

Gangguan atau penyakit pada mata ada bermacam-macam, seperti mata gatal, mata merah krena iritasi, mata berair, namun gangguan tersebut tergolong ringan. Ada gangguan atau penyakit mata yang bisa menyebabkan kehilangan penglihatan atau kebutaan. Selain penyakit, kebutaan juga bisa disebabkan karena cidera atau kecelakaan.

Jika kita merasakan ada masalah dengan mata atau peglihatan, baiknya segera periksakan ke dokter. Karena dengan penanganan sedini mungkin akan mengurangi resiko yang berat seperti kebutaan yang parah bahkan permanen. Berikut masalah atau penyakit pada mata yang bisa mengakibatkan kebutaan:

Katarak

Penyakit ini mendiami urutan pertama urusan resiko kebutaan di seluruh dunia. Gejalanya ialah penglihatan yang kabur, kesulitan melihat ketika dalam cahaya yang minim, warna tampak memudar, penglihatan ganda, sangat peka terhadap cahaya terang. Katarak adalah penyakit yang menyasar lensa mata yang menjadi kotor sehingga pembuat penglihatan tidak jelas. Katarak mayoritas disebabkan karena proses penuaan, namun bisa juga karena cidera mata atau penyakit lainnya.

Untuk mencegah katarak selama ini belum ada yang bisa menemukan caranya, tapi bisa dikurangi dengan hindari merokok atau menguranginya juga hindari paparan sinar matahari, karena dipercaya mampu menahan perkembangan katarak

Glaukoma

Adalah penyakit mata dimana terjadi peningkatan tekanan cairan di dalam bola mata yang berujung pada rusaknya saraf optik mata. Glaukoma tergolong cukup bahaya, sebab si penderita tidak akan menyadari karena kebanyakan orang tidak mengalami gejala pada tahap awal. Namun bukan berarti tidak gejalanya, penyakit ini memiliki gejala seperti mata yang merah, melihat lingkaran cahaya disekitar lampu, mata nyeri, di area tepi penglihatan mata terlihat kabur. Penyakit yang dapat menyebabkan kebutaan ini bisa diobati dengan obat tetes mata, operasi laser atau mikro.

Diabetes

Diabetes mellitus juga bisa membuat kebutaan, jika Anda mengalami komplikasi retinopati diabetic. Perlu diketahui bahwa gula darah yang tinggi jika tidak diobati bisa membuat kebutaan. Tingginya kadar gula darah akan merusak pembuluh darah pada area yang sangat sensitif dalam menerima rangsangan cahaya yaitu pada lapisan belakang mata. Hal tersebut mengakibatkan retina tidak dapat menerima asupan nutrisi yang sangat diperlukan guna mempertahankan penglihatan. Dokter akan menyarankan pengobatan dengan laser.

Nah JV Readers, paparan informasi tersebut diatas diharapkan menjadi bahan pengetahuan guna menjaga mata dan penglihatan kita agar senantiasa sehat sehingga bisa terus menikmati semua pemandangan indah di dunia ini.