Usia Balita Sudah Pandai Meracik Kopi

20-01-2017 11:01:55 By Iwan Inkiriwang
img

Jakartavenue.com, 20/01/2017 - Minum kopi saat pagi hari merupakan hal paling nikmat bagi sebagian orang, terutama kaum laki-laki dan para penikmat kopi. Momen ini jadi sebuah ritual rutin sebelum melakukan aktivitas dikantor. Bahkan bagi penikmat kopi sering melalui pagi atau sore, saat hangout bersama teman dikedai kopi sambil kongkow-kongkow menikmati racikan dari barista (peracik kopi) di kedai kopi.

Bicara tentang peracik kopi (barista) dikedai kopi, pasti JV Readers terbayangkan bahwa mereka adalah ahli kopi seperti layaknya seorang koki/chef di sebuah restoran. Ternyata tidak selamanya seorang barisata itu adalah seorang yang dewasa usianya, ada seorang anak balita sudah menjadi barista ulung disebuah kedai kopi. Siapa anak tersebut? Berikut ini tim Jakartavenue akan memperkenalkannya.

Adalah seorang anak dari pasangan Andrew dan Jenn Webb yang bernama Alder Webb, yang membuat keunikan tersendiri. Alder, seorang bocah balita ini seakan mengatakan pada dunia dan para penikmat kopi dimanapun bahwa menjadi seorang barista profesional tidak harus menjadi dewasa dalam hal usia. Disaat usianya yang terbilang sangat belia dan sedang lucu-lucunya, ternyata Alder Webb mempunyai keahlian yang unik dan mengagumkan. Bagaimana tidak? Bocah balita yang imut dan lucu ini ternyata adalah seorang barista (peracik kopi) yang mahir.

Gak percaya? JV Readers coba simak ya kisahnya, Alder Webb adalah seorang bocah berusia kurang lebih 4 tahun (balita), yang pandai menyeduh kopi dengan cekatan sudah mengenal kopi sejak dari dia mulai belajar merangkak. Ketertarikan Alder terhadap kopi karena terimbas dari sang ayah Andrew yang memiliki kedai kopi Bindle Coffee di Colorado, Amerika Serikat. Semua yang dilakukan Andrew sat bekerja/meracik kopi terekam dalam ingatan Alder dengan baik, sampai akhinya dia minta untuk meraci kopi sendiri pada ayahnya. Dan ternyata semua langkah menyeduh kopi dilakukan sesuai dengan apa yang biasa dilakukan ayahnya, mulai dari mengoperasikan coffee grinder, tamper, potafilter, sampai mesin espresso. Setiap detilnya dilakukan dengan pas, bahkan sampai cara mengetuk dan memutar milk jug agar soda/foam susu menyatu.

Tidak hanya sampai disitu JV Readers, Alder juga bisa membuat/menyeduh kopi dengan manua brew seperti dengan French press, aeropress, sampai kalita wave. Jangan-jangan kedepan nanti Alder bisa menjadi seorang barista yang handal, demikian harapan Andrew pada anaknya itu.