Hati-hati, Rematik Bisa Sebabkan Anemia!

19-01-2017 02:01:11 By Iwan Inkiriwang
img

JakartaVenue - Dalam dunia medis/kesehatan kita banyak mengetahui berbagai jenis penyakit. Mulai dari penyakit yang ada diujung kepala sampai penyakit yang ada diujung kaki. Salah satu jenis penyakit yang akan tim Jakartavenue bahas adalah penyakit Rematik yang dalam bahasa ilmiahnya adalah Rheumatoid Arthritis (RA). Penyakit yang dahulu kita jumpai hanya terjadi pada orang-orang yang lanjut usia, namun kini bisa menghinggapi siapa saja. Rematik adalah penyakit yang menyerang kekebalan tubuh manusia sehingga menyebabkan peradangan kronik pada sendi-sendi tubuh, biasanya dibagian kaki.

Tapi tahukah JV Readers, bila rematik bisa menyebabkan penderitanya mengalami anemia? Ini ternyata bukan sekedar mitos yang sering kita dengar JV Readers. Beberapa penelitian di bidang medis mengakui bahwa sekitar 60% pengidap rematik pasti juga mengalami gejala anemia. Seperti kita ketahui anemia sendiri adalah penyakit yang disebabkan oleh kurangnya suplai sel darah merah didalam tubuh manusia dengan ciri-ciri seperti; lemah, letih, dan lesu. Anemia ini ada beberapa jenis, dan yang terjadi pada penderita rematik biasanya justru anemia kronik. Kenapa ini bisa terjadi?

Hal ini bisa terjadi karena penyakit rematik yang menyebabkan peradangan pada sendi, membuat sendi melepaskan protein yang dapat mempengaruhi penggunaan zat besi dan mengakibatkan menurunnya hemoglobin atau sel darah merah. Selain faktor intern itu sendiri, aja juga faktor ekstern yang mempengaruhi hal ini yaitu obat-obatan. Obat-obatan untuk penghilang nyeri rematik inilah yang dapat menimbulkan irtasi dan perdarahan dilambung sehingga berefek pada anemia.

So…JV Readers, mulai saat ini berhati-hatilah  bagi anda yang mengalami rematik. Pastikan rematik anda tidak akan menimbulkan anemia, segeralah periksakan ke dokter sebelum terlambat!