Melihat Sejarah Figur Santa Claus

19-12-2016 01:12:52 By Addo Richard
img

JakartaVenue - Selain identik dengan pohon cemara hias, perayaan Natal juga identik dengan sosok Sinterklas atau Santa Claus, sosok seorang kakek berbaju merah dan janggut putih yang lebat yang menyukai anak-anak-anak. Boleh dibilang sosok Santa tak bisa dipisahkan dari perayaan Natal, khususnya di negara-negara Eropa dan Amerika.

Sedikit melihat sejarah dari lahirnya sosok Santa, Santa berasal dari tokoh dalam cerita rakyat di Eropa yang berasal dari tokoh Nikolas dari Myra, adalah orang Yunani kelahiran Asia Minor pada abad ketiga masehi di kota Patara (Lycia et Pamphylia), kota pelabuhan di Laut Mediterania, dan tinggal di Myra, Lycia (sekarang bagian dari Demre, Turki). Ia adalah anak tunggal dari keluarga Kristen yang berkecukupan bernama Epiphanius dan Johanna atau Theophanes serta Nonna menurut versi lain. Nikolas adalah seorang uskup yang memberikan hadiah kepada orang-orang miskin

Santo Nikolas dari Myra adalah inspirasi utama untuk figur orang Kristen tentang Sinterklas. Dia adalah uskup Myra di Lyciapada abad ke 4. Nikolas terkenal untuk kebaikannya memberi hadiah kepada orang miskin. Dia sangat religius dari awal umurnya dan mencurahkan hidupnya untuk Kristen. Di Eropa (lebih tepatnya di Belanda, Belgia, Austria dan Jerman) dia digambarkan sebagai uskup yang berjanggut dengan jubah resmi. Relik dari Santo Nikolas dikirim ke Bari di Italia selatan oleh beberapa pedagang Italia; sebuah basilika dibangun tahun 1087 untuk memberi mereka rumah dan menjadi daerah ziarah.

Meski bagi sebagian orang mempercayai bahwa sosok Santa adalah nyata, namun dari sejarah diatas dapat dipastikan bahwa sosok Santa dan kereta Rusa penuh kado hanyalah sebuah legenda masyarakat. Namun, meski hanya fiksi, setiap tanggal 6 Desember diseluruh dunia, khususnya di eropa dan Amerika memperingati hari Santa.