"Selamat Datang" God Bless dan Cermin 7

18-12-2016 11:12:05 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue Setelah tujuh tahun kosong dari produksi album, kini God Bless kembali dengan album Cermin 7. Ahmad Albar atau akrab disapa Iyek sang vokalis mengutarakan bahwa Cermin 7 memiliki arti khusus bagi God Bless. “Angka tujuh kayak angka keramat, jarak album terakhir dengan album ketujuh adalah tujuh tahun dan umur saya sudah 70 tahun,” ujar Iyek. Sedangkan Cermin 7 itu sendiri berarti cermin album yang ke-7. Album cermin yang kita rekam ulang dengan aransemen yang beda.

Dengan dirilisnya album Cermin 7 pada sabtu (17/12) kemarin di Studio kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, membuktikan semangat mereka dalam berkarya. Album ini berisi 12 lagu dimana 9 lagu adalah materi-materi album Cermin yang dirilis pada 1980 silam dengan sentuhan aransemen baru.

Album Cermin 7 ini lahir karena banyaknya permintaan dari berbagai pihak terutama mereka yang kesulitan dalam mendapatkan album Cermin, untuk itu Iyek dan kawan-kawan sepakat untuk merekam ulang dan menambahkan tiga buah lagu yang baru, seperti dikutip dari bintang.com

Iyek juga menjelaskan tentang proses pembuatan album tersebut. Cermin 7 digarap dalam waktu tiga bulan sejak pertengahan 2016, satu bulan rekaman, mixing di Jakarta dan mastering di Australia.

God Bless mengemas albumnya dalam bentuk digital dan juga fisik compact disc (CD) serta juga akan dirilis box set yang terdiri dari piringan hitam, photo book sampai paket kaos plus CD. Beberapa lagu dalam album Cermin 7 yaitu, Selamat Pagi", "Anak Adam", "Cermin", "Musisi", "Balada Sejuta Wajah", dan "Damai".

Tidak ketinggalan dalam peluncuran album tersebut, Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), Donny Fatah (bass), Abadi Soesman (keyboard) dan Fajar Satritama (drum) turut pula memberikan penampilan terbaik mereka dengan memainkan beberapa lagu yang pernah populer serta melegenda seperti "Huma di Atas Bukit" dan "Sesat" dari album "God Bless" (1975) atau "Cermin", "Musisi", dan "Selamat Pagi Indonesia" dari album "Cermin" (1980), hingga "Kehidupan" dari "Semut Hitam" (1988). Meskipun terlihat kerutan pada wajah-wajah personil band berusia 43 tahun ini dan juga tidak selincah sewaktu mereka masih muda, tetapi tetap saja permainan mereka cukup apik dan sang vokalis pun mudahnya menyantap nada-nada tinggi khas God Bless.