Ternyata Brewokan Bukan Hanya Gaya, Tetapi Juga Menyehatkan

17-12-2016 05:12:30 By Rasyid Hadi
img

JakartaVenue - Untuk para pria memiliki breweok atau janggut sangatlah ngetren belakangan ini. Gak cuma bikin cowok tambah jantan, seksi, dan lebih terlihat maskulin, ternyata janggut atau brewok juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Setahun belakangan tren brewokan tidak hanya populer di luar negeri , tapi di dalam negeri tren brewok juga sanagatlah meledak.

Untuk di luar negri selebritis ternama seperti  zac efron yang menjadi pujaan para gadis gadis sekarang, bintang sepak bola david beckham , sampai pentolan grup band maroon 5 adam Levine juga. banyak artis lokal juga seperti rio dewanto, reza rahadian, abimana arasatya, dan musisi ello ikut mengambil tren brewok  ini.

Ternyata hype brewokan ini belum memudar, apabila tahun lalu didominasi dengan brewok yang rapi,tipis dan terawat, sepertinya kini jauh berbeda.  Janggut yang tumbuh  panjang dan agak berantakan menjadi tren di kalangan para pria maskulin. Kesan 'bad boy' cukup menjadi pilihan dari mereka.

Selain Brewok atau janggut bisa jadi "aksesori" alami yang bikin level kegantengan cowok meningkat drastis, Tetapi brewok atau janggut punya banyak manfaat untuk kesehatan, diantaranya

1.Terlindung Dari Sinar Matahari

Sudah dasarnya salah satu fungsi rambut itu berfungsi untuk melindungi dari sinar matahari langsung dan hal ini bisa melindungi kita dari kanker kulit. Sinar matahari siang mengandung sinar ultraviolet (UV) yang tidak bersahabat dengan kulit manusia.

Radiasi sinar UV ini ada 3 kategori, Radiasi UVA, UVB dan UVC. Apa Bedanya? Radiasi UVA memiliki pengaruh yang paling “tidak ganas” diantara dua lainnya. Radiasi ini menyebabkan kulit berkerut, penuaan dini, gatal gatal dan perubahan warna kulit. Radiasi UVB menyebabkan kerusakan protein di dalam kulit sehingga dapat mengakibatkan kulit terbakar dan penyakit kanker kulit.

2. Mencegah Serangan Asma

Gejala asma biasanya dipicu oleh serbuk dan debu yang masuk kedalam rongga pernafasan. Beruntunglah mereka yang mempunyai brewok atau janggut yang lebat karena dapat menahan kotoran maupun debu debu untuk masuk secara langsung kedalam rongga pernafasan. Hal itu bisa menurunkan gejala asma yang mungkin terjadi.

3. Memperlambat Penuaan

Rambut di wajah seringkali bisa membantu kulit untuk tetap muda dan dalam keadaan fresh. Brewok atau janggut dapat menahan aliran air yang meninggalkan wajah, jadi dapat  menyebabkan kulit wajah tetap dalam keadaan lembab. Selain itu brewok atau janggut dapat melindungi wajah dari angin, yang dapat membuat kulit kering dan mengganggu penghalang kulit.

4. Membantu Melawan Batuk

Janggut yang tebal yang tumbuh di bawah dagu dan leher dapat meningkatkan temperatur di leher dan membantu melawan piek, ungkap Carol Walker. Rambut adalah insulator yang menjaga Anda tetap hangat. janggut yang panjang dan penuh bisa menahan udara dingin dan meningkatkan temperatur di sekitar leher yang menjadikannya bonus tambahan ketika Anda di udara dingin.

5. Mencegah Kulit Berjerawat dan Iritasi

Tidak mencukur jenggot berarti tidak ada ruam kemerahan. Mencukur jenggot biasanya penyebab utama infeksi bakteri di sekitar jenggot, seringkali pisau cukur akan membuat iritasi karena pengikisan atau tergoresnya kulit. Hal ini bisa menyebabkan kemerahan akibat pisau cukur. Setelah timbul iritasi pada kulit biasanya akan bertambah parah dan menjadi jerawat, karena tidak ada penahan secara langsung kulit akan langsung terkena debu dan kotoran,Jerawat terjadi ketika folikel kecil di dekat permukaan kulit tersumbat, Inilah yang membuat munculnya komedo. Dan kondisi umum ini dapat diperparah dengan mencukur.