Mengenal Jenis-Jenis Kulit Alami atau Genuine Leather

15-12-2016 04:12:36 By Rasyid Hadi
img

JakartaVenue - Dunia fashion tidak lepas dengan beragam material yang dipakai. Berbahan baku alami seperti benang halus yang terbuat dari serat kepompong sutra serta kuatnya kulit dari unsur hewani,  hingga bahan yang terbuat dari imitasi seperti plastik pun ikut terseret menjadi bahan baku didalam industri ini.

Nilai material sangat mempengaruhi value dari tiap brang fashion. Karena kaitan material sangat erat dengan image suatu barang fashion kali ini JakartaVenue ingin mereview berbagai jenis kulit alami atau genuine leather yang biasa digunakan sebagai bahan baku fashion.

Kulit atau leather merupakan salah satu material yang cukup di favoritkan untuk menjadi bahan baku suatu produk fashion. Dari dompet, ikat pinggang, sepatu, hingga jaket pun memakai material yang satu ini. Kulit alami atau genueine leather biasanya terbuat dari kulit hewan, baik dari kalangan reptil seperti buaya dan ular, hingga jenis mamalia seperti sapi dan kambing. Original leather menjadi pilihan yang sempurna disbanding dengan kulit imitasi (buatan) karena menawarkan kenyamanan dan ketahanan yang lebih memumpuni. Original leather memiliki aterial yang lebih kuat sehingga dapat digunakan dimusim hujan, musim panas dan bahkan musim salju.

Berikut adalah jenis- jenis material kulit alami yang biasa dipakai sebagai material fashion, diantaranya:

SUEDE

Mendengar kata kulit tidak lepas perannya dengan kata ‘Suede’. Suede merupakan salah satu jenis bahan kulit yang diproses dengan cara terbalik. Untuk mendapatkan kulit jenis ini, kulit mentah harus dimasak dari bagian dalam kulit. Karena dimasak dari dalam Suede memiliki tekstur yang lembut. Biasanya bahan suede dapat dipakai menjadi sepatu. Karena bahan yang terkesan lembut, biasanya sepatu dengan berbahan suede dipakai untuk model santai, tidak terlalu formal atau casual.

NUBUCK
Secara tekstur jenis bahan kulit ‘Buk’ atau ‘Nubuck’ hampir terlihat sama dengan jenis kulit Suede. Walaupun terlihat sama, Nubuck dan Suede berbeda proses pembuatanya. Jika Suede “dimasak” dari bagian dalam kulit hewan, Nubuck di proses dengan “memasak” kulit hewan dari permukaan luarnya. Permukaan luar kulit dibuat sehalus mungkin dengan cara menggoskkan permukaan kulit yang kasar hingga memiliki tekstur yang halus seperti jenis Suede.

BRUSH-OFF
Brush-Off merupakan jenis kulit yang biasa dipakai untuk menjadi material sepatu formal. Permukaan Brush-Off yang licin, halus, dan mengkilat menjadikan kelebihan material yang mudah dibersihkan. Jeniskulit yang satu ini biasanya di proses dengan menggabungkan material kulit hewani yang di padukan dengan lapisan seperti acrylic. Jenis kulit Brush-Off juga biasanya disebut dengan Patent Leather karena sifatnya yang mengkilap, bercahaya, dan licin.

FULL GRAIN
Jenis bahan kulit yang satu ini diproses secara utuh tanpa mengubah atau memodifikasi struktur permukaan kulit bawaanya. Sehingga motif permukaan pori-pori kulit (grain) masih terlihat alami atau natural, sehingga tekstur kulit binatang masih terlihat cukup jelas. Bahan kulit ini sering di buat untuk mabel, tas, jaket dan juga sepatu.

PULL UP
Jenis kulit Pull-Up adalah proses pengolahan lanjutan dari jenis kulit Finish Leather. Pada jenis kulit pull-up, kulit yang telah selesai di proses menjadi finish leather kemudian ditarik melar sehingga didapatkan kulit yang lebih tipis.

Itulah macam macam jenis kulit alami yang biasa dipakai sebagai material di dunia fashion. Semoga jenis jenis kulit tersebut dapat menambah wawasan para JVreaders yang menyukai fashion, terutama berbahan kulit.