Waspadai! Kaki Sering Kesemutan indikasi Penyakit

13-12-2016 11:12:24 By Addo Richard
img

JakartaVenue - Istilah kesemutan hanya ada di Indonesia, Malaysia, dan Brunei; sementara dalam bahasa Inggris istilahnya adalah pins and needles.  Diberi istilah demikian karena memang rasanya seperti ditusuk ratusan jarum atau seperti digigit ratusan semut.  Kalau dalam istilah kedokteran adalah paresthesia. Istilah paresthesia ini menjelaskan bahwa antara kesemutan dan kebas atau baal terjadi karena mekanisme yang sama. Paresthesia terjadi karena adanya hambatan dari syaraf atau hambatan dari pembuluh darah yang mensuplai darah ke syaraf.  Bila hambatannya tidak terlalu kuat, terjadi kesemutan; namun bila kuat akan terjadi kebas.  


Jika anda sering mengalami kesemutan pada area kaki meskipun anda merasa harusnya tidak ada hambatan pada peredaran darah ke kaki, anda tentu harus mengetahui apa penyebabnya. Jika anda mengalami kesemutan pada area kaki, bisa jadi anda mengalami masalah saraf terjepit. Saraf yang terjepit pada area kaki akan menyebabkan rasa kesemutan dan bahkan bisa membuat rasa kebas dan juga nyeri pada kaki.Selain saraf terjepit, masalah kesemutan juga bisa disebabkan oleh penyakit yang disebut sebagai peripheral artery disease. Penyakit ini akan membuat jaringan arteri mengalami penyempitan dan penyumbatan karena banyaknya kandungan lemak dan kolesterol di dalam pembuluh darah. Tumpukan kolesterol dan lemak ini menyebabkan aliran darah ke kaki pun menjadi tidak lancar. 

Penyebab-Penyebab Kesemutan

Biasa terjadi karena posisi tubuh, tungkai, kaki, lengan, atau tangan sedemikian rupa sehingga terjadi penekanan pada daerah tertentu.  Kesemutan akan hilang bila posisi tubuh diperbaiki. Dapat juga terjadi kesemutan di sekitar bibir saat hiperventilasi, yang akan hilang bila nafas kembali normal. Namun jika sering terjadi dalam waktu yang lama, berikut penyebabnya ;
  1. Terjadi pada kasus jepitan syaraf pada ruas tulang punggung karena masalah pada tulang punggung. Kesemutan akan terasa distal dari jepitan. Misal jepitan di daerah leher, maka kesemutan dapat terjadi di leher, bahu, lengan tangan sampai dengan jari.
  2. Sciatica. Tungkai dan kaki dipersyarafi oleh syaraf sciatica yang keluar dari ruas tulang punggung. Bila terjadi jepitan akan menyebabkan kesemutan dari Pantat, paha, sampai ke ujung jari kaki.
  3. Carpal tunnel syndrome. Jepitan syaraf pada terowongan carpal di pergelangan tangan. Kesemutan dapat terjadi dari pergelangan tangan hingga ke ujung jari.
  4. Kencing Manis. DM dapat merusak pembuluh darah kapiler yang mensuplai darah ke syaraf pada jari tangan atau kaki. Maka kesemutan dapat terjadi pada jari-jari tersebut yang disebut dengan peripheral neuropathy.
  5. Penyakit syaraf. Termasuk di dalamnya stroke, multiple sclerosis, dan tumor otak. Kondisi ini dapat merusak syaraf dan menimbulkan kesemutan.
  6. Pengaruh obat-obatan. Termasuk di dalamnya obat-obat chemotherapy, antiretroviral (obat HIV) dan metronidazole.
  7. Trauma. Bila trauma menyebabkan kerusakan pada ujung syaraf, maka akan dirasakan kesemutan di daerah yang terkena.
  8. Neuritis. Peradangan yang terjadi pada syaraf yang biasanya disebabkan oleh konsumsi alkohol, zat-zat berbahaya pada rokok, infeksi oleh virus atau bakteri, dan anemia defisiensi vitamin B12.
Bila tubuh anda sering mengalami kesemutan, ada baiknya dari sekarang anda segera memeriksakan hal tersebut. Ingat "Mencegah lebih baik daripada mengobati,"