IFSE Hari Ke-2, AFI: Waralaba Bisa Jadi Agen Pemerataan Ekonomi 

27-11-2016 11:11:38 By Ganest Afliant
img

  JakartaVenue - Waralaba sebagai sebuah gerakan ekonomi dinilai tepat sebagai konsep untuk mengembangkan bisnis. Konsep waralaba juga sangat cocok dengan Indonesia karena masyarakat Indonesia sejak lama telah terbiasa dengan usaha sendiri. Demikian ungkap Presiden Joko Widodo pada saat membuka secara resmi kegiatan “Indonesia Franchise & SME Expo” (IFSE), Jumat (25/11) di Jakarta. Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyatakan bahwa 70 – 80 persen kegiatan ekonomi berada di usaha mikro, kecil dan menengah. Seseorang yang mengambil usaha waralaba, sebut Presiden Jokowi, berarti bisa naik kelas secara ekonomi. Sementara itu, CEO Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar menyatakan konsep waralaba merupakan bentuk dari ekonomi kerakyatan. Ia menambahkan bahwa waralaba juga bisa menjadi agen pemerataan ekonomi. Tidak sedikit peluang waralaba yang bisa dijalankan dengan investasi terjangkau. “Di Indonesia tercatat ada 698 waralaba dengan jumlah gerai mencapai 24.400 yang terdiri dari 63% waralaba lokal serta 37% mancanegara. Industri waralaba juga mampu menyerap tenaga kerja hingga 150 ribu tenaga kerja,” jelas Anang. Ia menambahkan omzet bisnis waralaba saat ini mencapai Rp 172 triliun. Perkembangan bisnis waralaba di Indonesia dalam 15 tahun terakhir dipandang cukup signifikan. Potensi bisnis waralaba untuk terus berkembang pun masih besar. Indonesia memiliki 34 provinsi dengan 516 kabupaten/kota yang bisa menjadi target pasar potensial para pengusaha waralaba. Kehadiran merek waralaba ternama di suatu kota bisa menjadi lambang kemajuan kota tersebut. Generasi milenial yang sangat sadar akan mereka atau brand merupakan pangsa pasar potensial, baik sebagai konsumen maupun sebagai pelaku usaha waralaba. Untuk semakin mendorong pelaku usaha waralaba, AFI juga menganugerahkan Penghargaan Waralaba Indonesia (PWI) kepada para pelaku usaha waralaba di Indonesia. Mereka terdiri dari pelaku usaha waralaba nasional, waralaba potensial, waralaba pemula, serta waralaba global di Indonesia. Para pemenang PWI 2016 adalah:

  • KATEGORI WARALABA PRATAMA
Usaha-usaha waralaba atau Business Oppurtunity (BO) yang sudah memiliki mitra usaha dengan masa operasi mitra usaha maksimal 2 tahun dan gerai mitra memiliki usaha sebanyak 2-5 gerai.
  1. Yagami Ramen House - CV. Satria Jaya Food
  2. Bakso Alex - Bakso Alex
  3. Klinikita - PT. Dokter Moez Indonesia
  • KATEGORI WARALABA UTAMA
Usaha- usaha waralaba atau Business Opportunity (BO) yang sudah memiliki mitra usaha dengan masa operasi mitra usaha lebih dari 2 tahun atau jumlah gerai mitra usaha lebih dari 5 gerai.
  1. Indomaret - Indomarco Primastama
  2. Apotek K-24 - PT. K-24 Indonesia
  3. Coffee Toffee - PT. Coffee Toffee Indonesia
  • KATEGORI WARALABA GLOBAL INDONESIA
Perusahaan Indonesia yang sudah memiliki cabang di luar negeri dengan menggunakan pola waralaba.
  1. Kebab Turki Baba Rafi - PT. Baba Rafi Indonesia
  2. CODonuts & Coffee - JCO Donut & Coffee
  3. Alfamart - PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk
  • KATEGORI WARALABA MANCANEGARA
Penerima waralaba luar negeri yang sudah beroperasi di Indonesia minimal 3 tahun.
  1. Mc Donald’s - PT. Rekso Nasional Food
  2. Roto Rooter - PT. Roto Rooter Perkasa