BATAVIA MADRIGAL SINGERS HARUMKAN NAMA INDONESIA DI SPANYOL

18-11-2016 06:11:39 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue - Tolosa Choral Contest adalah salah satu dari kompetisi-kompetisi paduan suara tersulit di dunia yang tergabung dalam European Grand Prix in Choral Singing (EGP). Selain kompetisi Tolosa, kompetisi internasional lain yang tergabung didalam EGP adalah International Guido d’Arezzo Polyphonic Contest (Arezzo, Italia) Béla Bartók International Choir Competition (Debrecen, Hungaria), International Choral Competition Gallus (Maribor, Slovenia), Florilège Vocal de Tours (Tours, Perancis), dan International May Choir Competition ‘Prof G. Dimitrov’ (Varna, Bulgaria). [caption id="attachment_16873" align="aligncenter" width="1024"]BATAVIA MADRIGAL SINGERS PIMPINAN AVIP PRIATNA BATAVIA MADRIGAL SINGERS PIMPINAN AVIP PRIATNA[/caption] Kelompok paduan suara Batavia Madrigal Singers (BMS), di bawah pimpinan konduktor Avip Priatna kembali menambahkan daftar prestasinya sekaligus mengharumkan nama Indonesia di mata dunia internasional. BMS berhasil meraih Juara Umum di ajang kompetisi paduan suara internasional 48th Tolosa Choral Contest di kota Tolosa, Spanyol yang diadakan pada tanggal 28 Oktober - 1 November 2016. Tampil dengan kostum bernuansa NTT, BMS tampil membawakan lagu Benggong yang berasal dari daerah Manggarai, NTT dan lagu Hentakan Jiwa yang diaransemen oleh komposer muda Ken Steven. Penampilan ini dilengkapi dengan tarian hasil koreografi dari Sonja Simanjuntak yang berhasil mendapatkan perhatian para juri. Selain Juara Umum, BMS juga berhasil meraih Juara Pertama kategori Polyphony serta Juara Pertama kategori Basque Songs & Popular Music /Folklore di ajang kompetisi tersebut. [caption id="attachment_16874" align="aligncenter" width="1024"]BATAVIA MADRIGAL SINGERS PIMPINAN AVIP PRIATNA BATAVIA MADRIGAL SINGERS PIMPINAN AVIP PRIATNA[/caption] BMS tidak hanya membawakan lagu-lagu dari Indonesia saja tetapi juga membawakan lagu-lagu lainnya, antara lain Canticum Novum karya Ivo Antognini, Et J’aime Uniquement karya Jesús Egiguren, Ehre Sei Gott in der Höhe karya Felix Mendelssohn, Xoxo Beltz Bat Banuen karya Karlos Gimenez dan Wade in de water karya Allen Koepke. Selain itu, BMS juga membawakan lagu Soir D’ete karya komposer Belanda Henk Badings dan medley lagu pop I love you - What a Wonderful World karya arransemen komposer Amerika Craig Hella Johnson yang mana keduanya diiringi oleh pianis Stephanie Onggowinoto. Selain dari Indonesia, kompetisi di Tolosa tahun ini diikuti oleh 20 paduan suara dari 14 negara lain, yaitu Norwegia, Taiwan, Lituania, Kolombia, Slovenia, Italia, Jerman, Kuba, Spanyol, Hungaria, Belanda, Latvia, Inggris, Swedia. Deretan penghargaan yang berhasil diraih ini menunjukkan bahwa Indonesia telah diakui mempunyai kemampuan yang patut diperhitungkan dalam dunia paduan suara internasional. [caption id="attachment_16872" align="aligncenter" width="1024"]BATAVIA MADRIGAL SINGERS PIMPINAN AVIP PRIATNA BATAVIA MADRIGAL SINGERS PIMPINAN AVIP PRIATNA[/caption] Avip Priatna selaku Direktur Musik The Resonanz Music Studio dalam konferensi pers, Rabu (15/11) lalu di Balai Restital Kertanegara mengatakan, "Saya merasa terharu karena BMS dan Indonesia bisa mengukir sejarah sebagai paduan suara Indonesia pertama yang meraih juara umum di kompetisi Tolosa ini karena untuk menjadi peserta saja, ada seleksi ketat yang ditetapkan oleh penyelenggara dan mereka tidak sembarangan dalam menerima paduan suara yang berpartisipasi pada kompetisi ini. Seluruh peserta Tolosa Choral Contest ini adalah hasil saringan terbaik dan saya tak mampu melukiskan kebanggaan saya ketika BMS berhasil mengharumkan nama Indonesia di kompetisi ini,” Prestasi yang membanggakan ini mendapat apresiasi dari Bakti Budaya Djarum Foundation yang mempunyai misi meningkatkan kecintaan dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia, mendukung insan kreatif untuk terus berkarya, menggali potensi, mengembangkan dan melestarikan keindahan, serta keragaman budaya Indonesia.