Begini Ceritanya Ibu Dibjo Bisa Jadi "Besar" dan Terkenal di Dunia Event

06-11-2016 03:11:31 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue - Ibu Dibjo, adalah sebuah nama besar dalam kancah pertunjukan, dari mulai konser musik, turnamen olahraga, pagelaran opera atau theater, hingga seminar. Beliau bukan seorang artis atau musisi ternama, bukan pula event director. Ibu Dibjo merupakan pebisnis yang sangat sukses dalam urusan tiket pertunjukan. Siapa yang tidak kenal dengan nama Ibu Dibjo? Bila ada konser band dalam negeri maupun band top internasional, nama Ibu Dibjo adalah nomor satu yang terlintas untuk mencari tiketnya. Ibu Dibjo yang memiliki nama lengkap Ida Kurani SoeDibjo ini mulanya berniat membantu sang suami mengumpulkan dana untuk membangun sebuah sekolah di daerah meteng pada tahun 1963, Ibu Dibjo berinisiatif membantu penjualan tiket untuk pemutaran film di Hotel Indonesia. Tempat pertama Ibu Dibjo berjualan tiket yaitu di rumahnya di Jalan Cikini Raya No. 10, Jakarta Pusat, namun tidak hanya berjualan dirumah, melainkan Ibu Dibjo juga mejualnya dari pintu ke pintu alias door-to-door, luar biasa bukan... Setelah itu tak disangka ternyata bisnis yang awalnya tidak sengaja malah jadi berkembang pesat, setiap penyelenggara pemutaran film menitipkan tiket mereka untuk dijual oleh Ibu Dibjo. Seiring berkembangnya dunia event tanah air, Ibu Dibjo tidak lagi hanya menjual tiket film tetapi juga menjual beragam tiket konser, pertandingan olahraga dan pertunjukan seni lainnya. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah pada tahun 1975 dimana saat itu Ibu Dibjo diberi kepercayaan menjadi distributor resmi tiket konser group disko yang terkenal pada era 70'an bernama Boney M. Setelah itu lalu bekerja sama dengan para promoter pertunjukan, dan sukses sebagai distributor resmi berbagai konser besar di Jakarta, seperti Phil Collins, Mick Jagger, Diana Ross, Michael Learns to Rock, Boyzone, Westlife, dan masih banyak lagi. Ibu Dibjo wafat pada Maret 2002, tetapi bisnis tiket tidak berhenti begitu saja. Bisnis yang sudah mendapatkan sukses besar itu tetap diperjuangkan oleh keempat anaknya yang sampai sekarang masih bekerja dengan keras untuk meneruskan usaha yang telah berpuluh-puluh tahun dirintis oleh sang ibunda. Itulah perjuangan Ibu Dibjo dalam membangun bisnis besarnya yang hingga kini masih berdiri, seperti dikutip dari situs ibuDibjo.com.