BRI Indocomtech 2016 Dibuka Rudiantara, "Perang" Gadget Dimulai

03-11-2016 10:11:54 By Ganest Afliant
img

JakartaVenue - BRI Indocomtech 2016 resmi dibuka pada Rabu (2/11) siang tadi. Pameran teknologi informasi dan komunikasi ini telah menjadi barometer produk-produk berbasis teknologi yang berkiprah di tanah air. Perhelatan BRI Indocomtech 2016 akan berlangsung mulai Rabu, 2 November hingga Minggu, 6 November di Jakarta Convention Center. BRI Indocomtech dibuka oleh Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, sebelumnya pembukaan diawali dengan tarian Sprado dari Papua yang dibawakan oleh mahasiswa Universitas Indonesia. Selain Rudiatara, sambutan juga diberikan Chris Irwan Japari selaku Dewan Pembina Yayasan APKOMINDO, Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam. [caption id="attachment_16168" align="aligncenter" width="1024"]Ajang pameran teknologi informasi dan komunikasi, BRI Indocomtech 2016, resmi dibuka oleh Bapak Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika dan didampingi oleh Dewan Pembina Yayasan APKOMINDO Chris Irwan Japari, Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam, serta Direktur Konsumer Bank BRI Sis Apik Wijayanto Ajang pameran teknologi informasi dan komunikasi, BRI Indocomtech 2016,
resmi dibuka oleh Bapak Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika dan
didampingi oleh Dewan Pembina Yayasan APKOMINDO Chris Irwan Japari, Direktur
Utama Bank BRI Asmawi Syam, serta Direktur Konsumer Bank BRI Sis Apik
Wijayanto[/caption] Dalam sambutannya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan "Impor dari ponsel setiap setahunnya sebesar Rp. 5 Miliar, dan itu baru yang resmi saja belum yang BM (Black Market) mengapa begitu cepat, karena beralih yang tadinya gadget wide screen ke medium screen bahkan ke wide screen" hal tersebut menandakan bahwa era telah berganti seiring majunya teknologi. Rudiantara menambahkan "Pendapatan dari industri operator seluler, operator jaringan tetap, Telkom, Internet, dan lain sebagainya per tahun tumbuh 8 persen," Dalam setahun industry ini bahkan dapat menghasilkan Rp. 200 triliun atau setara dengan USD 16 Miliar. Rudiantara menyebut, bahwa angka tersebut, membuat angka pertumbuhan ekonomi bidang industri media dan telekomunikasi berada pada posisi kedua. Ajang pameran teknologi dan informatika ini akan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan manusia pada perangkat teknologi. Teknologi, khususnya informasi dan komunikasi ini telah lama menjadi bagian dari hidup masyarakat. Sangat jelas terlihat di era sekarang ini dimana banyaknya produksi gadget yang selalu saja mengeluarkan inovasi terbaru dari berbagai brand. Hal tersebut sangat sinkron dengan penyelenggaraan Indocotech kali ke-24 ini, terbukti jumlah peserta mencapai 300 peserta dari berbagai bidang, seperti telekomunikasi, gadget atau smartphone, komputer, asesoris computer software dan juga aplikasi. Pertumbuhan teknologi, informasi dan komunikasi tidak terlepas dengan munculnya gelombang digital yang melanda Indonesia. Internet, aplikasi-aplikasi cerdas dan perangkat digital yang semakin canggih memampukan penyebaran informasi yang sangat cepat sehingga mampu menciptakan banyak peluang di berbagai aspek kehidupan. Tidak hanya sebagai peranti hiburan, keberadaan gadget kini mampu menciptakan peluang kerja, mendukung gaya hidup modern yang serba instan, hingga meningkatkan kualitas hidup penggunanya. Tahun ini Indocomtech mengangkat tema “Gadget is Everywhere” yang mencerminkan keberadaan gadget serta kebutuhan dan ketergantungan manusia akan dukungan gadget dalam aspek-aspek penting kehidupannya. Ada perbedaan mencolok dan unik dari perhelatan sebelumnya, dimana tahun ini Indocomtech berganti nama menjadi BRI Indocomtech yang kembali disponsori penuh oleh Bank BRI. Perubahan nama ini  menjadi sebuah penegasan komitmen dari Bank BRI sebagai bank terbesar di Indonesia, terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Bank BRI menawarkan banyak sekali progam untuk memberikan keuntungan bagi pengunjung, seperti potongan harga hingga Rp 1 juta tiap transaksi dengan kartu kredit BRI,luck dip, dan pembukaan aplikasi mobile, juga diskon 10%.