TAFISA Games 2016, Hayono Isman: Dunia Butuh Bhineka Tunggal Ika

08-10-2016 02:10:05 By Ganest Afliant
img

The TAFISA World Sport For All Games secara resmi akan dibuka pada Jumat malam nanti yang rencananya dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo. Perlu diketahui TAFISA adalah penggabungan festival dan kompetisi olahraga serta permainan dari beberapa negara anggota IOC yg berjumlah 150 negara. TAFISA merupakan event yang digelar 4 tahun sekali. Awalnya TAFISA merupakan singkatan dari Trim And Fitness International Sport for All Association. Singkatan tersebut kemudian diubah menjadi The Association For International Sport for All. Berikutnya lebih 40 negara sepakat meletakkan pondasi pembentukan organisasi yang menaungi olahraga tradisional masyarakat dunia, maupun cabang olahraga yang tidak dipertandingkan di Olimpiade. Pada penyelenggaraan TAFISA yang keenam terpilih Indonesia melalui proses biding dalam kongres di Antalya Turki setelah mengalahkan Belanda pada tahun 2011 lalu. Event akbar berskala Internasional TAFISA di Indonesia akan menjadi momen bagi Indonesia untuk memperkenalkan olahraga tradisional Nusantara. “TAFISA adalah kejuaraan yang didalamnya ada E-Sport, BMX, Street Soccer, dll untuk kalangan muda, sedangkan untuk kalangan Lansia ada jantung sehat, ada Tai-Chi, di kalangan penggermar fitnes ada poco-poco, ada zumba dan banyak macam lainnya,” ujar Hayono Isman selaku Ketua Pelaksana TAFISA Games 2016 yang di wawancara JakartaVenue setelah usai membuka E-Sport yang merupakan bagian dari event TAFISA Games 2016 hayono-isman-jakartavenue “Perhelatan TAFISA di Indonesia mempunyai misi tersendiri, ada beberapa misi yang ditargetkan, diantaranya adalah mengedukasi publik tentang Tarsius tumpara yang merupakan primata terkecil di dunia asli Indonesia yang habitatnya terancam punah, jadi masyarakat harus tahu itu, yang berikutnya adalah untuk membangun perdamaian dunia, dengan TAFISA Games ini kita mengangkat Bhineka Tunggal Ika maka itu temanya ‘Unity in Diversity’, ternyata Bhineka Tunggal Ika itu dibutuhkan dunia, disini dari berbagai agama dan ras semua berkumpul bersatu, yang berikutnya lagi kita ingin memperkuat pembangunan pemasaran olahraga di tingkat masyarakat, jika budaya olahraga di keluarga semakin kuat maka anak-anaknya berpotensi menjadi atlet yang bisa berkiprah di tingkat nasional maupun internasional,” demikian yang diutarakan Hayono Isman dan terakhir Hayono menutup “Harapan terakhir bahwa anggaran yang berasal dari masyarakat harus digunakan dengan baik jangan sampai sia-sia, maka dari itu anggaran paling besar dikeluarkan oleh Kemenpora dimana Menteri Pemuda dan Olahraga Bapak Imam Nahrawi menjadi Ketua Panitia Penyelenggara” Bagi kalian yang gemar akan games atau olahraga tradisional nampaknya event TAFISA Games 2016 ini bisa menjadi referensi. Kunjungi TAFISA Games 2016 yang digelar di Taman Impian Jaya Ancol tepatnya di Ancol Beach City mulai dari 6-12 Oktober 2016.