Salihara International Performing-arts Festival Siap Dimulai

27-09-2016 12:09:05 By Yehezkiel Sihombing
img

Penggemar seni pertunjukan kontemporer, bersiaplah untuk sesuatu yang besar! Karena Galeri Salihara akan kembali mengadakan SIPFest (Salihara International Performing -arts Festival). Festival dua tahunan yang akan diadakan pada tanggal 1 Oktober – 6 November ini akan menghadirkan kelompok-kelompok seni penting dari Indonesia dan mancanegara dalam bidang-bidang musik, tari dan teater. SIPFest adalah juga merupakan bentuk rebranding Festival Salihara. Secara total, SIPFest 2016 akan menampilkan 14 kelompok pertunjukan seni, yang mana berasal dari berbagai Negara, seperti Indonesia, Jerman, Norwegia, Kanada, Austria, Inggris, Amerika Serikat, Australia Jepang, dan Malaysia. Sebagian besar karya yang akan ditampilkan adalah merupakan world premiere dan Asia premiere. Selain beragam pertunjukan, berbagai lokakarya juga akan digelar guna menghadirkan interaksi antara pemirsa dan penampil. Beberapa penampilan menarik yang bisa disimak pada perhelatan SIPFest antara lain adalah pertunjukan teater bertajuk “The Girl who Fell in Love with the Moon” yang menjadi salah satu unggulan untuk kategori Best Young Production dari Brighton Fringe Awards 2016. Berangkat dari teater non-tradisional, kelompok The Human Zoo mewakili generasi baru pekerja teater di Inggris yang mengolah anasir teater fisik, teater obyek, pantomim, seni rupa dan sastra. Pada 2014 kelompok ini memenangi Les Enfants Terribles Award untuk pentas The Hive.Pena Selain itu, jangan lupa juga menyaksikan “Legend of the Crazy Monkey King” yang merupakan sebuah konser musik teater. Karya perdana-dunia ini akan dimainkan oleh penari Bali, dengan iringan gabungan instrumen musik Asia (gamelan Bali, guzheng, sheng dan sanxian dari Tiongkok), viola, instrumen perkusi, proyeksi video dan aneka bebunyian elektronik. Selain menampilkan musik, sang composer Chong Kee Yong (Malaysia) juga akan menyajikan lokakarya tentang instrumen dan komposisi pertunjukannya. Untuk mengawali SIPFest, Galeri Salihara mengadakan malam pembukaan bertajuk “Before SIPFest”, yang terdiri dari berbagai kegiatan, seperti konfrensi pers, tur pameran seni rupa site-spesific, dan ditutup dengan penampilan special dari unit alternative pop asal Jakarta, Float. Dalam tur pameran seni rupa, audiens berkesempatan untuk melihat karya Nus Salomo dan 3 seniman lainnya. Pameran site specific tersebut bersifat outdoor, di mana karya-karya diletakkan di ruang-ruang terbuka di area Salihara. Tiket SIPFest sudah mulai bisa dibeli sejak 30 September kemarin. Untuk informasi mendetail, bisa dilihat di sini.